unique visitors counter
⌂ Beranda News IAEA: Program Nuklir Iran Tak Banyak Berubah Setelah Perang

IAEA: Program Nuklir Iran Tak Banyak Berubah Setelah Perang

IAEA: Program Nuklir Iran Tak Banyak Berubah Setelah Perang
Direktur Jenderal IAEA Rafael Grossi dalam konferensi pers
A A Ukuran Teks16px

Badan Energi Atom Internasional (IAEA) melaporkan tidak ada perubahan besar dalam penilaiannya terhadap program nuklir Iran. Laporan ini dirilis pada Kamis, 5 Juni 2026, kepada negara-negara anggota.

Laporan tersebut merupakan yang pertama sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan udara ke Iran pada akhir Februari.

>>> Hezbollah Tolak Rencana Gencatan Senjata yang Dideklarasikan Washington

IN2

Serangan itu bertujuan mencegah Iran membangun bom atom.

IAEA kembali mendesak Iran untuk menjelaskan nasib stok uranium yang diperkaya. Uranium tersebut tidak diketahui keberadaannya sejak serangan bom AS-Israel setahun lalu yang menargetkan fasilitas nuklir utama Iran.

Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berulang kali menyebut penghancuran program nuklir Iran sebagai salah satu tujuan utama serangan pada akhir Februari.

in2

Stok uranium yang diperkaya Iran menjadi titik utama dalam negosiasi antara AS dan Iran untuk mengakhiri perang. Trump bersikeras agar Iran menyerahkan uranium tersebut.

Upaya terakhir difokuskan pada kesepakatan awal yang akan menunda masalah nuklir untuk dibahas kemudian.

Laporan rahasia IAEA tentang Iran adalah salah satu dari dua laporan yang dirilis pada Kamis.

Laporan tersebut dilihat oleh Reuters menjelang pertemuan triwulanan Dewan Gubernur IAEA yang terdiri dari 35 negara.

Laporan menunjukkan sedikit perubahan dari laporan sebelumnya pada akhir Februari, tepat sebelum perang terbaru.

“Direktur Jenderal IAEA telah menekankan kepada Iran bahwa sangat penting dan mendesak untuk menerapkan Perjanjian Safeguards NPT secara efektif,” bunyi laporan tersebut.

>>> Marjane Satrapi, Kartunis dan Pembuat Film Iran-Prancis, Meninggal di Usia 56

“Implementasinya tidak dapat ditangguhkan oleh Iran dalam keadaan apa pun.”

IAEA belum bisa kembali ke situs nuklir yang dibom Israel dan AS pada Juni lalu.

E
Tim Redaksi
Penulis: Eko Yulianto
📰 Update Terbaru