unique visitors counter
⌂ Beranda News China Tuding AS Fitnah Sistem Politiknya Terkait Komentar Tiananmen

China Tuding AS Fitnah Sistem Politiknya Terkait Komentar Tiananmen

China Tuding AS Fitnah Sistem Politiknya Terkait Komentar Tiananmen
Lapangan Tiananmen Beijing
A A Ukuran Teks16px

>>> AS Sibuk dengan Iran, Ukraina Terlupakan dalam Kebijakan Luar Negeri Trump

Seperti tahun-tahun sebelumnya, wartawan AFP melihat kehadiran polisi yang besar pada Rabu dan Kamis di dekat Taman Victoria Hong Kong, bekas lokasi acara tersebut.

Puluhan polisi dikerahkan dengan penghalang jalan, dan polisi berpakaian preman menghentikan serta menggeledah beberapa aktivis.

IN2

Di distrik perbelanjaan Causeway Bay, seorang wanita yang membuat gerakan tangan melambangkan angka enam dan empat dibawa pergi oleh polisi.

Chan Po-Ying, mantan pemimpin kelompok pro-demokrasi yang dibubarkan League of Social Democrats, juga digiring ke mobil polisi.

Ia dikerumuni wartawan saat berjalan memegang mawar kertas kuning, yang diperintahkan polisi untuk disimpan.

in2

"Yang bisa kami lakukan sekarang sangat, sangat sedikit... Taman Victoria menyimpan 37 tahun memori kolektif warga Hong Kong.

Saya harap kami tidak akan melupakan memori kolektif ini," kata Chan kepada wartawan sebelum ditahan.

Polisi mengatakan tujuh orang, lima pria dan dua wanita, dibawa dari area tersebut untuk penyelidikan lebih lanjut, dan kemudian diizinkan pergi.

Alfred Tian, 29, mengatakan ia sengaja datang dari China daratan untuk berjalan di sekitar taman dan berdoa bagi para korban.

"Sebagai orang China, ketika Anda mempelajari sejarah itu... Saya pikir awalnya itu benar-benar mengejutkan karena kebanyakan orang China tidak benar-benar tahu banyak tentangnya," katanya.

>>> IAEA: Program Nuklir Iran Tak Banyak Berubah Setelah Perang

"Ini seperti api di hati, pengejaran demokrasi, kebebasan berbicara," tambahnya.

D
Tim Redaksi
Penulis: Dwi Andini
📰 Update Terbaru