>>> Gempa 7,8 SR di Filipina Tewaskan 16 Orang, Picu Tsunami
Setidaknya 12 orang masih hilang di General Santos, kota pelabuhan dengan lebih dari 700.000 penduduk.
Tim SAR berupaya mencari orang yang mungkin terjebak di supermarket, gudang, sekolah dasar, dan bangunan kecil lainnya yang runtuh atau rusak parah.
Bandara internasional General Santos ditutup sementara dan 17 penerbangan domestik dibatalkan.
Gempa berpusat di laut lepas Mindanao, pulau terpadat kedua di Filipina.
Menurut Bacolcol, gempa terjadi di kedalaman 33 kilometer, sekitar 32 kilometer barat daya Kota Maasim, Sarangani.
Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. memerintahkan penghentian kegiatan belajar dan mengarahkan badan penanggulangan bencana untuk segera bekerja di provinsi terdampak.
Pusat Peringatan Tsunami Pasifik mengatakan ancaman tsunami sebagian besar berlalu sekitar lima jam setelah gempa.
Enam gubuk panggung rusak di desa pesisir Zamboanga del Sur akibat gempa dan gelombang tinggi.
Korban dan kerusakan
Selain longsor di Sarangani, sebagian besar kematian disebabkan oleh bangunan runtuh dan puing berjatuhan, termasuk di masjid yang rusak di provinsi South Cotabato, Davao Occidental, dan Pulau Balut.
Gelombang setinggi 1 meter terpantau di Sultan Kudarat dan Sarangani.
Gelombang 1,4 meter tercatat di Kota Kiamba.
Gempa juga terasa di Sabah, Malaysia, di Pulau Kalimantan.
Tsunami setinggi 83 sentimeter terukur di lepas Pulau Sulawesi, Indonesia, dan gelombang 30 sentimeter di Palau.
Gelombang hingga 20 sentimeter terdeteksi di Pulau Chichijima, Jepang, dan Kota Kushimoto.
>>> Cara Cek Penerima PIP 2026 di pip.kemendikdasmen.go.id
Filipina, salah satu negara paling rawan bencana, sering dilanda gempa dan letusan gunung berapi karena berada di Cincin Api Pasifik.