Israel dan Iran tampaknya menghentikan serangan pada Senin, beberapa jam setelah mereka saling menyerang untuk pertama kalinya sejak gencatan senjata April.
Kedua negara memperingatkan bahwa mereka siap melancarkan serangan balasan jika diprovokasi.
>>> Iran dan Israel Nyatakan Permusuhan Dihentikan Setelah Serangan Balasan
Ketegangan baru ini memicu kekhawatiran bahwa Timur Tengah bisa kembali terjerumus ke dalam perang skala penuh.
Serangan dan Respons
Iran meluncurkan gelombang serangan ke Israel pada Senin, sementara Israel menyerang wilayah barat dan tengah Iran.
Media Iran melaporkan setidaknya 15 orang terluka setelah ledakan terdengar di Teheran dan kota-kota lain. Belum ada laporan korban jiwa.
Pasukan Garda Revolusi Iran mengatakan mereka menargetkan dua pangkalan militer di Israel.
Israel mengonfirmasi serangan terhadap pabrik petrokimia di kota Mahshahr, yang disebutnya sebagai tempat produksi bahan rudal balistik. Israel juga menargetkan peluncur rudal berbasis truk.
Serangan Israel merupakan respons atas serangan rudal Iran. Teheran sebelumnya memperingatkan akan membalas setelah Israel menyerang pinggiran selatan Beirut tanpa peringatan.
Gencatan Senjata dan Diplomasi
Presiden AS Donald Trump menyerukan penghentian segera pertempuran antara Israel dan Iran.
Komando gabungan militer Iran kemudian mengeluarkan pernyataan yang mengatakan mereka menghentikan serangan ofensif. Namun, mereka memperingatkan bahwa agresi lebih lanjut akan dihadapi dengan tindakan yang lebih keras.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengisyaratkan putaran pertempuran saat ini telah berakhir. Namun, ia memperingatkan bahwa jika Iran kembali menyerang, Israel akan merespons dengan kekuatan.
>>> Gempa 6,1 Magnitudo Guncang Kuba, Terasa hingga Florida
Kedua negara mencabut pembatasan yang sebelumnya diberlakukan. Militer Israel mengatakan sebagian besar sekolah yang tutup akan dibuka kembali.
Iran juga mencabut pembatasan ruang udara untuk penerbangan sipil.
Diplomasi terus berjalan.
Pakistan, Mesir, Arab Saudi, Turki, dan Qatar mendesak pemerintahan Trump untuk menekan Israel menghentikan serangan, serta mendesak Iran berhenti menyerang Israel.
Keterlibatan Aktor Lain
Yaman, sekutu Iran, menembaki Israel dan memperingatkan akan menargetkan kapal-kapal yang terkait dengan Israel di Laut Merah. Kelompok Houthi mengklaim serangan terhadap Israel pada Senin.
Israel terus beroperasi di Lebanon melawan kelompok militan Hizbullah yang didukung Iran.
Ketegangan antara Trump dan Netanyahu tampak meningkat. Netanyahu dianggap melanggar keinginan Trump dengan serangan di Beirut dan Iran.
Trump menyatakan ketidaksenangannya, termasuk meremehkan Netanyahu.
>>> OpenAI Ajukan IPO Rahasia, Langkah Awal Menuju Go Public
Perbedaan ini tampaknya berakar pada pertimbangan domestik masing-masing pemimpin. Netanyahu menghadapi pemilu musim gugur ini, sementara Trump menghadapi pemilu Kongres pada November.