Menteri Pertahanan Inggris John Healey mengundurkan diri pada Kamis (11/6) karena perselisihan soal belanja militer.
Ia menuduh Perdana Menteri Keir Starmer gagal mengalokasikan sumber daya yang cukup untuk pertahanan di tengah meningkatnya ancaman.
>>> Pemerintah Verifikasi Ulang Data 63 Juta Penerima Makan Bergizi Gratis
Pengunduran diri yang mengejutkan ini disertai surat terbuka yang pedas. Hal itu menambah tekanan pada Starmer yang tengah menghadapi kemungkinan tantangan kepemimpinan.
Kementerian Pertahanan dan Keuangan Inggris telah berunding selama berbulan-bulan. Mereka membahas cara memenuhi tuntutan peningkatan belanja militer yang menunda penerbitan Rencana Investasi Pertahanan Inggris.
Rencana itu seharusnya sudah diterbitkan tahun lalu.
Para pemimpin militer menekankan rencana tersebut diperlukan untuk menghadapi peningkatan ancaman, termasuk seringnya insiden Rusia di perairan Inggris.
Pemerintah sendiri sedang berjuang mengurangi utang sementara beban pajak berada pada level tertinggi dalam beberapa dekade.
Pengunduran diri Healey terjadi setelah Menteri Kesehatan Wes Streeting mundur pada Mei dan Andy Burnham mencoba kembali ke politik garis depan.
“Anda tidak mampu, dan Departemen Keuangan tidak mau, mengalokasikan sumber daya yang dibutuhkan negara untuk mempertahankan diri di saat ancaman meningkat,” tulis Healey dalam suratnya kepada Starmer.
>>> Paus Leo ke Kepulauan Canary untuk Misi Bantu Migran
Industri pertahanan Inggris geram atas penundaan rencana tersebut. Mereka mengatakan tidak bisa berinvestasi dalam program jangka panjang.
Inggris menghadapi pergeseran AS yang menjauh dari melindungi Eropa.
Pada saat yang sama, perang AS-Israel dengan Iran memperlihatkan ketidaksiapan militer Inggris karena angkatan lautnya tidak bisa segera mengerahkan kapal perang canggih ke kawasan tersebut.
Rencana pertahanan bertujuan untuk mendanai peralatan dan layanan militer guna memastikan angkatan bersenjata siap tempur.
Starmer pada Rabu mengatakan rencana itu akan diterbitkan sebelum KTT NATO mulai 7 Juli.
“Penyelesaian keuangan DIP Anda—yang saya terima secara penuh pertama kali pada Senin sore minggu ini—jauh dari apa yang dibutuhkan untuk pertahanan dan negara di masa berbahaya ini,” kata Healey.
>>> Bill Gates Akui Pertemuan dengan Jeffrey Epstein sebagai 'Kesalahan Besar'
“Saya dipaksa mengambil keputusan yang akan mengurangi kesiapan pasukan kami dan meningkatkan risiko bagi personel dalam operasi, serta dapat membuat negara kurang aman.”