Sarwendah angkat bicara terkait kisruh nafkah anak dengan mantan suaminya, Ruben Onsu. Dalam wawancara dengan Denny Sumargo, ia menyarankan Ruben membuat rekening khusus untuk anak-anak.
"Mungkin baiknya ke depannya kalau memang Ayahnya mau bertanggung jawab untuk anak-anak, Ayahnya bisa langsung bikinin kartu buat anak-anak," kata Sarwendah dalam video yang tayang Rabu (29/7) malam.
Ia menambahkan, "Ayahnya pegang, transfer, isi di situ biar Ayahnya tanggung jawab sendiri kepada anak-anak nanti bagaimana."
Sarwendah menegaskan bahwa semua biaya anak akan ia tanggung sendiri. Uang dari Ruben bisa menjadi tabungan anak dari sang ayah.
"Buat semuanya anak-anak aku yang tanggung. Itu [uang dari Ruben] biarkan menjadi tanggung jawab Ayah kepada anak-anaknya.
Jadi supaya enggak ada lagi yang bisa dipermasalahkan, aku ingin banget anak-anak damai, aku juga damai," ujarnya.
Keinginan Berdamai
Dalam kesempatan yang sama, Sarwendah mengaku ingin berdamai dengan Ruben Onsu. Ia berharap komunikasi bisa berjalan baik tanpa perantara pengacara.
"Ya, aku pengin banget kok komunikasi dengan baik [ke Ruben Onsu]. Aku ingin banget bisa ngobrol gitu.
Aku pengin banget bisa ngobrol beneran enggak dilempar-lempar ke pengacara. Aku pengin banget," kata Sarwendah.
Ia juga membantah bahwa pernyataan "tidak butuh Rp200 juta" yang viral ditujukan untuk Ruben. Menurutnya, itu adalah respons terhadap komentar netizen.
"Jadi sebenarnya kenapa bisa ada 'gue enggak butuh 200 juta lu'.
Itu tuh karena ada komen-komen sering yang komen 'balikin anak lu kalau lu enggak bisa biayain 200 juta' begitu.
Ya, aku jawab 'gua enggak butuh 200 juta lu'," jelasnya.
Sarwendah mengakui bahwa ucapannya terbawa emosi dan meminta maaf. Ia berharap semua bisa diselesaikan dengan baik.
Kronologi Kisruh Rp200 Juta
Konflik ini bermula ketika pengacara Sarwendah, Abraham Simon, pada 31 Mei 2026 mengatakan bahwa kliennya didatangi debt collector atas tunggakan yang bukan atas nama Sarwendah.
Simon juga menyatakan bahwa Sarwendah yang membiayai kebutuhan anak sejak akhir 2025, sementara Ruben disebut sudah berhenti memberi nafkah.
Di sisi lain, Ruben mengaku sudah enam bulan tidak membiayai anak karena tidak mendapat hak pengasuhan.
Pengacaranya, Minola Sebayang, menyebut Ruben sebelumnya memberi Rp200 juta per bulan hingga Desember 2025.
Pada 5 Juni 2026, Sarwendah mengunggah video permintaan maaf terkait video candid yang viral, tanpa menyebut nama Ruben.