WASHINGTON — Pendiri Microsoft Bill Gates menyebut pertemuannya dengan Jeffrey Epstein sebagai "kesalahan besar" saat memberikan kesaksian tertutup di hadapan Komite Pengawas DPR AS pada Rabu (10/6).
Namun, ia membantah mengetahui aktivitas kriminal Epstein.
>>> Cara Sanggah Penerima Bansos 2026 Secara Online dan Offline
Dalam pernyataan pembukaan yang diberikan kepada Associated Press, Gates mengatakan seharusnya tidak pernah bertemu dengan Epstein.
Ia mengaku tidak pernah menyaksikan atau mendapat indikasi bahwa Epstein terlibat dalam kejahatan berkelanjutan.
Gates menjadi tokoh kuat terbaru yang terkait dengan Epstein untuk bersaksi di hadapan komite tersebut. Ketua komite, Rep.
James Comer, secara resmi meminta Gates bersaksi setelah namanya muncul berkali-kali dalam dokumen yang dirilis Departemen Kehakiman.
Saat tiba di Capitol, Gates menekankan bahwa kehadirannya bersifat sukarela. Ia berharap kesaksiannya membantu anggota parlemen "mencari keadilan bagi para korban."
Gates tidak menjawab pertanyaan wartawan setelah wawancara berakhir.
Gates, yang mengepalai Gates Foundation, tidak pernah dituduh terkait kejahatan Epstein. Ia berulang kali membantah mengetahui penyalahgunaan anak perempuan oleh Epstein.
Ia mengatakan keduanya bertemu hanya untuk membahas filantropi dan sebelumnya menyebut hubungan itu sebagai "kesalahan besar."
Hubungan Gates dengan Epstein
Gates mengaku diperkenalkan kepada Epstein melalui orang-orang yang terlibat dalam pekerjaan profesional dan filantropinya.
Ia tertarik dengan klaim Epstein bahwa ia bisa membantu mengumpulkan miliaran dolar untuk inisiatif kesehatan global.
Hubungan mereka dimulai pada 2011, tiga tahun setelah Epstein mengaku bersalah di Florida. Gates mengatakan ia memutuskan hubungan pada 2014 setelah menyimpulkan Epstein tidak bisa memenuhi janji-janjinya.
Dalam dokumen Departemen Kehakiman, terdapat entri kalender untuk pertemuan antara Gates dan Epstein, korespondensi email tentang proyek filantropi, serta foto Gates di acara yang juga dihadiri Epstein.