Departemen Kehakiman Amerika Serikat telah memberikan lampu hijau untuk akuisisi Warner Bros. Discovery (WBD) oleh Paramount Skydance.
Nilai kesepakatan mencapai US$111 miliar.
>>> Menutup Aplikasi Background Justru Bikin Baterai Cepat Habis? Ini Faktanya
Divisi Antitrust Departemen Kehakiman menyatakan transaksi tersebut tidak akan merugikan persaingan atau konsumen Amerika. Keputusan ini diumumkan tanpa syarat pelepasan aset atau perbaikan perilaku.
Proses Merger Masih Berlanjut
Meski sudah mendapat persetujuan dari Departemen Kehakiman, kesepakatan ini belum final. Paramount masih menghadapi potensi hambatan dari jaksa agung negara bagian, termasuk Rob Bonta dari California.
Mereka berencana melanjutkan litigasi untuk memblokir merger dengan alasan antimonopoli. Selain itu, kesepakatan juga sedang ditinjau oleh regulator di Eropa dan Inggris.
Paramount Skydance menyambut baik keputusan Departemen Kehakiman. Dalam pernyataannya, mereka menyebut kesepakatan ini pro-kompetitif dan akan menghasilkan perusahaan yang lebih kuat.
>>> Asus Adol PO102 Hadirkan Bluetooth 6.0 dengan Harga Rp300 Ribuan
Mereka berkomitmen untuk menyelesaikan transaksi sesegera mungkin. Penggabungan ini diharapkan memberikan manfaat bagi konsumen, kreator, dan industri hiburan.
Dampak Merger terhadap Industri
Merger ini akan menyatukan aset besar seperti CBS, Paramount Pictures, Paramount+, HBO, Warner Bros. Pictures, CNN, dan sejumlah saluran TV kabel.
Para eksekutif Paramount memperkirakan penghematan biaya lebih dari US$6 miliar.
Namun, penghematan tersebut mengindikasikan PHK besar-besaran. Lebih dari 5.500 pembuat film, aktor, dan profesional Hollywood telah menandatangani surat terbuka yang menentang kesepakatan.
>>> HoYoverse Investasi Rp230 Triliun untuk Integrasi AI di Game Baru
Mereka beralasan merger akan menghilangkan pekerjaan, menaikkan harga, dan mengurangi persaingan. Serikat Pekerja Teamsters juga mendesak Departemen Kehakiman memblokir kesepakatan kecuali Paramount memberikan perlindungan bagi pekerja.