Korea membawa pameran besar budaya dan teknologi ke Prancis pekan ini dengan meluncurkan "K-Expo France 2026" di Paris.
Acara ini menandai peringatan 140 tahun hubungan diplomatik antara kedua negara.
>>> Luxury Hanok di Pegunungan Gangwon Ubah Wajah Wisata Mewah Korea
Pameran bersama ini berlangsung selama empat hari, dari 16 hingga 19 Juni. Acara ini diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea bersama kementerian pertanian, kelautan, dan kesehatan.
K-Expo dirancang sebagai batu loncatan komprehensif untuk merek gaya hidup Korea.
Acara ini menggabungkan konsultasi ekspor bisnis ke bisnis dengan pameran konsumen kelas atas yang mencakup hiburan, kuliner, kecantikan, mode, dan pariwisata.
Pameran Interaktif dan Kolaborasi Global
Dari 16 hingga 18 Juni, Palais des Congrès akan berubah menjadi pusat interaktif budaya Korea kontemporer.
Raksasa streaming global Netflix akan menjadi pusat paviliun bersama dengan 12 merek domestik, memanfaatkan properti hits seperti "Squid Game" dan "Culinary Class Wars."
Untuk mempromosikan perjalanan regional, Organisasi Pariwisata Korea telah membangun replika stasiun kereta bawah tanah Korea dan jalur pendakian gunung.
Mereka juga menyediakan kabin pesawat simulasi yang dibangun bersama Korean Air.
Pengunjung dapat mencicipi makanan pokok toko serba ada seperti ramen dan kimchi. Ada juga zona khusus untuk K-beauty dan sastra.
>>> World Webtoon Awards 2026 Buka Nominasi, Penggemar Global Pilih Komik Terbaik
Fokus khusus tahun ini adalah sektor media canggih Korea.
CJ ENM, bersama 11 perusahaan hiburan berbasis teknologi, akan menampilkan film dan animasi yang digerakkan oleh kecerdasan buatan.
Pameran media digital akan menggabungkan kerajinan mewah tradisional Korea dengan rumah mode Prancis seperti Louis Vuitton melalui augmented reality imersif.
Konser K-pop dan Diplomasi Budaya
Puncak acara akan berlangsung pada 17 Juni dengan konser K-pop bertema persahabatan dan romansa.
Line-up menampilkan artis terkenal termasuk Taemin, MONTSA X, Hearts2Hearts, dan NCT WISH, yang akan membawakan lagu-lagu Prancis dan Korea yang dicintai.
Acara ini juga memiliki bobot diplomatik yang signifikan.
Menteri Kebudayaan Chae Hwi-young berada di Paris untuk meninjau pameran dan bertemu dengan mitranya dari Prancis untuk membahas kebijakan budaya bilateral.
>>> Menelusuri Situs Sejarah Dokdo, Jejak Kedaulatan Korea
Pejabat berharap pameran ini akan meletakkan dasar bagi hubungan kelembagaan yang lebih dalam menjelang Lumière Summit, acara film dan industri gambar bersama yang dijadwalkan pada September.
