Pemerintah Korea Selatan meluncurkan strategi baru untuk menyebarkan wisatawan asing ke berbagai daerah melalui pop-up store bertema festival.
Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata bersama Korea Tourism Organization membuka "Global K-Festival Pop-up Store" pada Jumat lalu.
>>> Jalur Jalan Kaki Bertema Musik Hadir di Pinggiran Seoul
Pop-up store ini beroperasi hingga 5 Juli di Seoul Station dan Noon Square di kawasan Myeong-dong.
Tempat tersebut dirancang seperti bioskop, di mana pengunjung dapat menonton trailer festival daerah, mengisi kuis preferensi, dan mendapatkan tiket film yang dipersonalisasi.
Pengunjung juga bisa berfoto dengan latar festival dan mendapatkan diskon serta suvenir khas daerah.
Inisiatif ini menargetkan 10 festival budaya, termasuk Incheon Pentaport Music Festival, Boryeong Mud Festival, dan Daegu Chimaek Festival.
>>> Seoul Luncurkan Program Hadiah Belanja di Pasar Tradisional
Kang Dong-jin, direktur jenderal kebijakan pariwisata kementerian, mengatakan festival lokal adalah aset budaya paling dinamis di negara itu.
Dengan menempatkan pop-up di pusat lalu lintas wisatawan seperti Seoul Station dan Myeong-dong, ia berharap festival-festival ini menjadi tujuan wajib bagi wisatawan.
Langkah ini diambil saat Korea Selatan menargetkan 30 juta wisatawan internasional per tahun.
Pemerintah melihat festival daerah sebagai mesin pertumbuhan yang belum dimanfaatkan untuk mendistribusikan manfaat ekonomi di luar Seoul.
>>> Pasar Era Joseon Hidup Kembali di Pusat Kota Seoul
Meski belum diketahui seberapa efektif pop-up ini, pemerintah terus mengembangkan paket wisata berbasis festival untuk memudahkan perjalanan ke daerah.