unique visitors counter
alt top
⌂ Beranda Hiburan Review Toy Story 5: Konsistensi dan Relevansi di Tengah Zaman

Review Toy Story 5: Konsistensi dan Relevansi di Tengah Zaman

Review Toy Story 5: Konsistensi dan Relevansi di Tengah Zaman
Poster film Toy Story 5
A A Ukuran Teks16px
alt mid

Toy Story 5 berhasil menjaga konsistensi waralaba yang telah berjalan lebih dari tiga dekade.

Film ini tidak hanya unggul dalam kualitas cerita dan produksi, tetapi juga menghadirkan kedalaman rasa yang khas.

>>> Allo Bank Festival 2026 Digelar Besok, Persiapkan Hal Ini

alt top

Andrew Stanton, yang terlibat sejak Toy Story pertama pada 1995, kini duduk sebagai sutradara dan penulis. Ia menggandeng Kenna Harris untuk debut penulisan naskah dan membantu penyutradaraan.

Cerita yang Lebih Gelap dan Relevan

Toy Story 5 melanjutkan pijakan cerita dari Toy Story 4 (2019), yaitu menyesuaikan dengan perkembangan zaman.

Kini, ancaman bagi mainan bukan hanya pemilik yang tumbuh dewasa, melainkan juga kecanduan gadget pada anak.

alt mid

Stanton dan Harris membawa cerita menjadi lebih gelap dengan menghadirkan fenomena anak kecanduan gawai.

Isu ini menjadi nilai tambah karena tidak sekadar membuat cerita yang sama, tetapi juga menghadirkan cerita yang "penting".

Selama 102 menit, Stanton mengajak penonton dewasa merenung tentang penyebab dan dampak kecanduan gadget. Ia menawarkan "penawar" dengan cara halus dan sederhana: mengembalikan anak pada dunia imajinasi.

>>> Wagner Moura Dikabarkan Gabung Prekuel Ocean's 11

Tribut untuk Jessie dan Fan Service

Toy Story 5 menjadi tribut spesial untuk Jessie, mendongkrak energi feminisme dan girl power. Kisah Jessie dibungkus dengan emosi menyentuh, sesak, geregetan, berdaya, dan indah.

Film ini juga memberikan fan service bagi penggemar Buzz Lightyear, mewujudkan imajinasi yang sudah lama dinantikan. Cerita cinta yang ditunggu-tunggu akhirnya terwujud di antara geng mainan.

Kualitas animasi dari Pixar dan Disney tidak perlu diragukan. Tim animator dan sinematografi Matt Aspbury serta JC Kalache patut diapresiasi atas visual yang berkembang signifikan.

Randy Newman kembali memberikan sentuhan musik magis. Namun, lagu You've Got a Friend in Me tidak lagi menyambut di awal film.

Sebagai gantinya, lagu I Knew It, I Knew You dari Taylor Swift hadir di bagian akhir dan berhasil mengisi relung tersebut.

Toy Story 5 mengajarkan arti penting memberikan ruang pada hal baru di tengah upaya konsisten pada legasi.

>>> Sinopsis Speed Racer, Bioskop Trans TV 19 Juni 2026

Memberi ruang pada generasi baru bukan untuk mengganti, melainkan langkah survival agar tetap adaptif dan relevan.

alt under
M
Tim Redaksi
Penulis: Maria Renata
alt mid
📰 Update Terbaru