Seoul menempati peringkat ke-17 dalam survei kualitas hidup tahunan Monocle edisi 2026.
Majalah gaya hidup asal Inggris itu merilis peringkat kota paling layak huni di dunia pada Rabu (24/6).
>>> Korea Manfaatkan 'BIAS' K-pop untuk Tarik Wisatawan ke Luar Seoul
Tokyo menduduki posisi pertama, disusul Kopenhagen dan Lisbon. Seoul menjadi kota dengan peringkat tertinggi di Asia Timur Laut di luar Jepang.
Survei Monocle yang memasuki tahun ke-19 ini mengevaluasi kota berdasarkan keamanan, transportasi umum, ruang hijau, tata kelola, budaya, dan kehidupan malam.
Edisi 2026 menekankan visi sipil dan kemampuan kota memberikan kebahagiaan bagi warganya.
Penilaian terhadap Seoul menyoroti pemulihan cepat kota dari gejolak politik pasca darurat militer yang dideklarasikan mantan Presiden Yoon Suk Yeol pada Desember 2024.
Monocle menyebut hal itu mencerminkan ketahanan demokrasi paling canggih di Asia.
Monocle memuji jejak global Seoul melalui K-pop, K-beauty, makanan Korea, dan televisi. Museum Nasional Korea baru-baru ini menjadi museum paling banyak dikunjungi ketiga di dunia.
>>> Korea Selatan Capai 10 Juta Wisatawan Sebulan Lebih Cepat dari Tahun Lalu
Survei juga mengapresiasi budaya urban 24 jam, keamanan publik, jaringan transportasi umum yang diperluas, termasuk Hangang Bus ramah lingkungan dan kereta cepat GTX.
Peran pegunungan di sekitar kota dalam kehidupan luar ruangan sehari-hari juga mendapat sorotan positif.
Tingkat debu halus, yang lama menjadi kekhawatiran, telah turun lebih dari 40 persen dalam dua dekade terakhir.
Di sisi kritik, Monocle menyoroti jam kerja panjang, budaya akademik yang menuntut, dan perlunya perlindungan hukum yang lebih kuat bagi penduduk asing.
Majalah itu juga mengingatkan pembangunan gedung tinggi di sekitar situs bersejarah seperti Jongmyo Shrine, warisan dunia UNESCO.
>>> Program Tur Bersertifikat Seoul Tampilkan Sisi Lain Kota Lewat Meditasi dan Kuil Buddha
Edisi Juli/Agustus Monocle yang memuat survei lengkap akan mulai dijual pada Kamis (25/6).
