unique visitors counter
alt top
⌂ Beranda News Gempa Kembar Dahsyat di Venezuela Tewaskan 32 Orang, Bantuan Berdatangan

Gempa Kembar Dahsyat di Venezuela Tewaskan 32 Orang, Bantuan Berdatangan

Gempa Kembar Dahsyat di Venezuela Tewaskan 32 Orang, Bantuan Berdatangan
Ilustrasi: Gempa Kembar Dahsyat di Venezuela Tewaskan 32 Orang, Bantuan Berdatangan
A A Ukuran Teks16px
alt mid

Dua gempa bumi dahsyat yang terjadi secara beruntun pada Rabu malam (24/6) mengguncang Venezuela dan menewaskan sedikitnya 32 orang.

Presiden Pelaksana Delcy Rodríguez menyampaikan bahwa jumlah korban diperkirakan akan bertambah seiring proses pencarian korban di reruntuhan bangunan.

>>> Gempa Bumi Dahsyat Berturut-turut Guncang Venezuela, Bangunan Runtuh di Caracas

alt top

Gempa berkekuatan 7,2 dan 7,5 magnitudo itu terjadi tak lama setelah pukul 18.00 waktu setempat.

Rodríguez menyatakan status darurat nasional dan mengatakan gempa menyebabkan kerusakan di sejumlah negara bagian.

Korban jiwa yang diumumkan pada Kamis pagi belum termasuk dari negara bagian La Guaira, yang disebut Rodríguez sebagai "zona bencana" dan wilayah paling parah terdampak.

alt mid

"Puluhan bangunan runtuh di sana, sekitar 30 kilometer di utara Caracas, dan saat ini kami melakukan operasi penyelamatan intensif," ujarnya.

Gempa Terkuat dalam Seabad

Gempa ini termasuk yang terkuat melanda Venezuela dalam lebih dari satu abad. Guncangan terasa hingga ke Brasil, sekitar 1.700 kilometer dari Caracas.

Menurut Survei Geologi AS (USGS), gempa pertama berkekuatan 7,2 dengan episenter di barat Morón, sekitar 168 kilometer barat Caracas, pada kedalaman 22 kilometer.

Satu menit kemudian, gempa kedua berkekuatan 7,5 terjadi dengan episenter 16 kilometer barat daya Morón pada kedalaman 10 kilometer.

Televisi nasional VTV menayangkan rekaman tiga anak yang tertimbun reruntuhan di La Guaira berhasil dievakuasi dalam keadaan hidup.

Sebuah rumah sakit di kota Tucacas, sekitar 200 kilometer barat laut Caracas, juga mengalami kerusakan.

Bandara dan Layanan Umum Ditutup

Bandara Internasional Simón Bolívar di dekat Caracas, bandara utama negara itu, rusak dan ditutup. Rodríguez juga mengatakan layanan kereta bawah tanah dan gas alam di Caracas dihentikan.

alt under
D
Tim Redaksi
Penulis: Dwi Andini
alt mid
📰 Update Terbaru