unique visitors counter
alt top
⌂ Beranda Hiburan Review Film: Supergirl (2026) Gagal Terbang karena Naskah Lemah

Review Film: Supergirl (2026) Gagal Terbang karena Naskah Lemah

Review Film: Supergirl (2026) Gagal Terbang karena Naskah Lemah
Ilustrasi: Review Film: Supergirl (2026) Gagal Terbang karena Naskah Lemah
A A Ukuran Teks16px
alt mid

Perjalanan antargalaksi Kara hanya dua: menaklukkan Krem dan menyelamatkan Krypto. Dua hal itu gagal didalami secara emosional dalam durasi 108 menit.

>>> Sinopsis Notes from the Last Row, Drama Korea Terbaru Choi Min-sik di Netflix

Isu sederhana digulirkan dalam plot yang tidak cukup menarik, membuat adegan aksi terasa datar dan hambar.

alt top

Kelemahan itu ditambah dialog kaku yang ditulis berlebihan, lengkap dengan pengulangan kalimat menjengkelkan tanpa urgensi jelas.

Nuansa menyenangkan dan percikan magis yang dibangun James Gunn lewat Superman (2025) sama sekali tidak membekas di sini.

Pemeran Pendukung Tak Menolong

Kelesuan juga merembet ke jajaran pemeran pendukung. Jason Momoa sebagai Lobo terasa terlalu aman dan mudah ditebak.

alt mid

Matthias Schoenaerts sebagai antagonis utama Krem gagal membangun koneksi kuat dengan penonton.

Padahal, kelompok penjahat The Brigands digambarkan sebagai klan kejam yang melakukan penculikan dan perdagangan anak perempuan. Konsep itu berpotensi memperkuat konflik, tetapi hanya jadi pemanis.

Adegan Supergirl dengan the brides yang berpotensi menampilkan solidaritas perempuan juga hanya diolah di permukaan.

Kegagalan tersebut disempurnakan penampilan kaku Eve Ridley yang membuat perkembangan emosional karakternya terasa hambar.

Kesimpulan: Gagal Terbang Tinggi

Secara keseluruhan, formula yang ditawarkan Supergirl tak ada yang baru, termasuk efek visualnya, dibandingkan film sejenis dan terasa melelahkan.

Adegan aksi terasa hambar hingga tak meninggalkan bekas saat keluar studio.

Pada akhirnya, Supergirl gagal terbang tinggi bukan karena kekurangan modal atau efek visual buruk, melainkan akibat naskah rapuh dan arah kreatif yang gamang.

>>> Pemprov DKI Resmi Luncurkan Jakarta Film Commission, Permudah Syuting

Karakter sepotensial Kara Zor-El jelas pantas mendapatkan panggung yang lebih megah dan narasi yang lebih bertenaga.

alt under
E
Tim Redaksi
Penulis: Eko Yulianto
alt mid
📰 Update Terbaru