Kabar soal KPM baru bansos 2026 kembali menjadi perbincangan hangat di awal Juli ini. Ratusan ribu keluarga dinyatakan resmi masuk daftar penerima.
Banyak keluarga merasa was-was setiap kali memasuki bulan pertama triwulan baru.
Saldo Kartu Keluarga Sejahtera yang tiba-tiba kosong padahal tetangga sudah cair sering membuat resah, apalagi saat harga kebutuhan pokok naik.
Berdasarkan pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dilakukan setiap tiga bulan, Kementerian Sosial rutin mengganti sebagian daftar penerima.
Pola ini terlihat jelas sejak triwulan kedua 2026, saat ratusan ribu keluarga baru masuk menggantikan penerima lama yang sudah tidak memenuhi syarat.
Apa Itu KPM Baru Bansos 2026?
KPM baru bansos 2026 adalah keluarga yang baru ditetapkan sebagai Keluarga Penerima Manfaat program PKH atau BPNT setelah proses verifikasi DTSEN terbaru.
Mereka umumnya menggantikan posisi KPM lama yang dianggap mampu, meninggal dunia, atau terbukti berstatus ASN maupun aparat.
Penetapan ini bukan kejadian sekali jalan, melainkan proses rutin setiap tiga bulan. Setiap triwulan, desa, kelurahan, dinas sosial, dan aplikasi Cek Bansos ikut mengusulkan nama-nama yang layak dipertimbangkan.
Berapa Jumlah KPM Baru Bansos 2026?
Pada pemutakhiran triwulan kedua 2026, pemerintah menetapkan sekitar 475.821 keluarga sebagai penerima bansos baru.
Angka ini menggantikan porsi penerima lama, sehingga total KPM PKH dan BPNT secara nasional tetap terjaga.
Program PKH mencakup jutaan keluarga desil 1-4, sementara BPNT/Kartu Sembako menjangkau 18,3 juta KPM dengan anggaran Rp43,8 triliun.
Bantuan Pangan Beras menyasar 33,2 juta KPM mulai Juli 2026 dengan alokasi sekitar 1 juta ton beras.
Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 2026
Bansos tahap ketiga 2026 mencakup periode Juli, Agustus, dan September. Penyaluran dilakukan bertahap sesuai kesiapan bank penyalur di tiap daerah, sehingga tidak ada tanggal seragam secara nasional.
Tahap 1 (Januari–Maret) dan Tahap 2 (April–Juni) sudah selesai. Tahap 3 (Juli–September) sedang berjalan, sedangkan Tahap 4 (Oktober–Desember) belum dimulai.
Besaran Bansos PKH dan BPNT 2026
Besaran PKH ditentukan berdasarkan kategori anggota keluarga, sementara BPNT bernilai sama rata untuk seluruh penerima. Rincian nominal ini berlaku untuk pencairan tahap ketiga yang sedang berjalan.
Ibu hamil/nifas mendapat Rp750.000 per tahap atau Rp3.000.000 per tahun. Anak usia dini 0-6 tahun juga Rp750.000 per tahap.
Siswa SD Rp225.000, SMP Rp375.000, SMA Rp500.000 per tahap. Disabilitas berat dan lansia 60+ masing-masing Rp600.000 per tahap.
BPNT/Kartu Sembako Rp600.000 per tahap, dan korban pelanggaran HAM berat Rp2.700.000 per tahap.
Khusus BPNT, nominal Rp200.000 dicairkan tiap bulan tetapi ditransfer sekaligus tiga bulan.
Aturan desil penerima BPNT tahun ini berubah, hanya sampai desil 4, bukan lagi desil 5 seperti tahun-tahun sebelumnya.
Kriteria dan Syarat Penerima KPM Baru
KPM baru ditetapkan dari keluarga yang masuk desil 1 hingga 4 pada DTSEN dan lolos verifikasi lapangan oleh pendamping sosial.
Sebaliknya, sejumlah kategori masyarakat otomatis tidak berhak menerima meski namanya sempat terdaftar.
Kelompok yang dikeluarkan dari daftar penerima meliputi ASN, anggota TNI/Polri, pensiunan ASN/TNI/Polri, pendamping sosial program bansos, guru tersertifikasi, penerima gaji rutin dari APBN/APBD, pemilik CV atau pengurus perusahaan terdaftar di Ditjen AHU, dan warga dengan penghasilan di atas upah minimum kabupaten/kota.
Cara Cek Nama KPM Baru Bansos 2026
Pengecekan status penerima bisa dilakukan mandiri lewat situs resmi atau aplikasi Cek Bansos menggunakan NIK KTP. Prosesnya singkat dan tidak lagi membutuhkan input nama lengkap seperti sistem lama.
Melalui situs cekbansos. kemensos.
go. id: buka laman tersebut lewat browser, masukkan NIK sesuai KTP, ketik kode captcha, lalu klik “Cari Data”.
Hasil akan menampilkan status, jenis bantuan, dan periode penyaluran.
Melalui aplikasi Cek Bansos: unduh aplikasi di Google Play Store atau App Store, buat akun baru dengan mengisi NIK, nama, alamat, email, dan password.
Unggah swafoto beserta foto KTP untuk verifikasi. Setelah akun diverifikasi, login dan buka menu “Cek Bansos” untuk melihat status, desil, dan jenis bantuan.
Alasan KPM Lama Bisa Digantikan KPM Baru
Pergantian penerima bukan tanda kesalahan sistem, melainkan hasil evaluasi rutin setiap triwulan. Beberapa keluarga keluar dari daftar karena kondisi ekonominya membaik atau data kependudukannya berubah.
Alasan umum pergantian meliputi perubahan kondisi ekonomi keluarga menuju lebih mampu, anggota keluarga meninggal dunia, terdeteksi sebagai ASN/TNI/Polri/pejabat legislatif, perubahan data kependudukan yang belum sinkron, atau hasil survei lapangan terbaru dari BPS dan pendamping sosial.
Ke depan, proses pemutakhiran DTSEN akan makin dipercepat karena data kini diterima Kemensos setiap tanggal 10 tiap triwulan, lebih awal dari sebelumnya yang jatuh tanggal 20.
Percepatan ini membuat penetapan KPM baru dan pencairan bansos berpotensi lebih sinkron dengan kondisi ekonomi masyarakat terkini.
Uji coba pendaftaran bansos digital lewat Portal Perlinsos juga mulai berjalan, membuka peluang pengajuan PKH dan BPNT dilakukan sepenuhnya online tanpa perlu datang ke kantor desa.