Desa Sejahtera Astra Kemiren di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menjadi contoh nyata bagaimana pelestarian budaya dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Melalui pembinaan PT Astra International Tbk (Astra), desa yang dikenal sebagai pusat budaya Suku Osing ini terus berkembang sebagai destinasi wisata berbasis masyarakat.
>>> Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung Bo Jadi Sasaran Boikot hingga Ancaman Pembunuhan
Suasana khas Kemiren masih terasa kuat sejak wisatawan memasuki kawasan desa. Dentingan kayu lesung yang dimainkan warga menjadi sambutan hangat yang mencerminkan kehidupan masyarakat Osing.
Beragam tradisi adat masih dijalankan secara konsisten, mulai dari Barong Ider Bumi, Tumpeng Sewu, Tari Gandrung, musik tradisional, kuliner khas, hingga rumah berarsitektur Osing.
Seluruh unsur budaya tersebut menjadi identitas desa sekaligus daya tarik wisata yang mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
Empat Pilar Astra Dorong Kesejahteraan Warga
Potensi budaya tersebut semakin diperkuat sejak 2024 melalui Program Desa Sejahtera Astra.
Bersama masyarakat dan para penggerak lokal, Astra mengembangkan berbagai program pemberdayaan yang berfokus pada kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan.
Pendekatan tersebut dilakukan agar pelestarian budaya berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Program yang dijalankan telah menjangkau sekitar 300 warga sekaligus memperkuat keterlibatan masyarakat sebagai pelaku utama dalam pengembangan desa wisata.
Saat ini Desa Sejahtera Astra Kemiren memiliki 50 homestay dengan total 92 kamar yang melayani wisatawan.
Selain itu terdapat sekitar 40 pelaku usaha lokal yang bergerak di bidang kuliner, kerajinan, dan kopi khas Banyuwangi.
Pengelolaan destinasi wisata juga diperkuat melalui Kelompok Sadar Wisata atau Pokdarwis. Sebanyak 40 anggota aktif berperan dalam menjaga kelestarian budaya sekaligus mengembangkan potensi wisata berbasis masyarakat.