Epidemiolog sekaligus ahli kesehatan lingkungan Dicky Budiman mengingatkan Indonesia perlu mewaspadai ancaman gelombang panas akibat perubahan iklim.
Menurut Dicky, gelombang panas yang melanda Eropa merupakan fenomena regional sehingga tidak akan berpindah ke Indonesia.
>>> Jangan Panik Saat Harga Saham Turun, Ini Alasannya
Namun, perubahan iklim membuat suhu rata-rata di Indonesia terus meningkat.
Hal ini ditandai dengan semakin seringnya hari-hari panas ekstrem dan meningkatnya heat index atau suhu yang dirasakan tubuh.
>>> Kebiasaan yang Dilakukan Hampir Semua Pengguna Smartphone Setelah Bangun Tidur
"Gelombang panas yang terjadi di Eropa ini merupakan fenomena regional sehingga tidak berpindah ke Indonesia. Indonesia, di sisi lain sedang mengalami dampak perubahan iklim berupa peningkatan suhu rata-rata.
Jadi semakin sering terjadi hari-hari panas ekstrem dan terutama meningkatnya heat index atau suhu yang dirasakan tubuh," ujar Dicky melalui pesan suara, dikutip Senin (06/07).
>>> Serangan Rudal dan Drone Rusia ke Kyiv Tewaskan 10 Orang
Ia menjelaskan, kondisi di Indonesia justru dapat terasa lebih berbahaya dibandingkan dengan beberapa wilayah Eropa karena tingkat kelembapan udara yang tinggi.
