unique visitors counter
⌂ Beranda News AS Luncurkan Serangan Baru ke Iran Setelah Tiga Kapal Ditembak di Selat Hormuz

AS Luncurkan Serangan Baru ke Iran Setelah Tiga Kapal Ditembak di Selat Hormuz

AS Luncurkan Serangan Baru ke Iran Setelah Tiga Kapal Ditembak di Selat Hormuz
Ilustrasi: AS Luncurkan Serangan Baru ke Iran Setelah Tiga Kapal Ditembak di Selat Hormuz
A A Ukuran Teks16px

Militer Amerika Serikat melancarkan serangan baru terhadap Iran pada Rabu dini hari, hanya beberapa jam setelah tiga kapal dagang ditembak di Selat Hormuz.

Serangan ini merupakan yang terbaru dalam rangkaian aksi balasan yang mengancam kesepakatan sementara untuk mengakhiri konflik antara kedua negara.

>>> S&P Dow Jones Beri Sinyal Indonesia Berpotensi Turun ke Frontier Market

Serangan terjadi di tengah masa berkabung selama beberapa hari untuk Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, yang tewas di awal perang.

Langkah ini juga dipastikan akan mempersulit negosiasi yang bertujuan membuka kembali selat tersebut, membatasi program nuklir Iran, dan mencapai perdamaian permanen.

Target Serangan dan Dampaknya

Komando Pusat AS menyatakan serangan diluncurkan untuk memberikan konsekuensi berat atas penargetan pelayaran komersial yang membawa warga sipil tak bersalah di perairan internasional.

in2

Seorang pejabat AS mengatakan militer menargetkan sistem pertahanan udara, sistem pengawasan pesisir, rudal darat-ke-udara, serta lokasi peluncuran rudal jelajah anti-kapal dan drone.

Fasilitas pelabuhan Iran juga menjadi sasaran.

Pejabat lain menyebut serangan akan berlangsung selama berjam-jam dan menargetkan sekitar delapan kali lebih banyak sasaran dibanding putaran sebelumnya.

Media pemerintah Iran melaporkan suara ledakan di Qeshm, Bandar Abbas, dan Sirik. Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi mengatakan serangan AS melanggar kesepakatan sementara.

Pencabutan Izin Penjualan Minyak Iran

Beberapa jam setelah tiga kapal tanker ditembak, AS mencabut izin yang mengizinkan penjualan minyak Iran sebagai bagian dari kesepakatan sementara.

Seorang pejabat AS mengatakan izin dicabut karena tindakan Iran di selat tersebut tidak dapat diterima dan harus dihadapi dengan konsekuensi.

Kementerian Luar Negeri Iran mengecam langkah AS dan menyatakan itu melanggar kesepakatan sementara, serta AS bertanggung jawab atas konsekuensi pelanggaran komitmen ini.

D
Tim Redaksi
Penulis: Dwi Andini
📰 Update Terbaru
stikibot