Perusahaan-perusahaan China mulai meninggalkan akselerator buatan Nvidia Corp. dan beralih ke chip dalam negeri.
Hal ini menunjukkan bagaimana ketegangan dengan Amerika Serikat mengubah arah pembangunan infrastruktur AI di China.
>>> Profil Adrian Rantung, Dokter PPDS Unsrat yang Meninggal Usai Diduga Dibully
Menurut survei Bloomberg Intelligence yang dirilis Selasa, para eksekutif di China berencana mengalokasikan 46% dari anggaran akselerator AI ke produk lokal dalam 12 bulan ke depan.
Angka ini naik dari 30% saat ini.
>>> Beasiswa Unggulan 2026 Diperkirakan Dibuka Juli–Agustus, Ini Syarat dan Dokumen
Survei juga menemukan bahwa 80% eksekutif melaporkan total pengeluaran infrastruktur mereka melebihi anggaran tahun ini. Hal ini terutama disebabkan oleh tingginya biaya proyek-proyek terkait AI.
>>> BEI Reviu Papan Khusus demi Integritas dan Efisiensi Pasar
Kontraktor infrastruktur AI terbesar di China dan pemasok utama mereka, seperti Tencent Holdings Ltd., Alibaba Group Holding Ltd., dan Huawei Technologies Co., diprediksi akan menjadi pihak yang paling diuntungkan dari pergeseran ini.
