Militer Amerika Serikat mengumumkan telah memulai gelombang serangan udara ketiga terhadap Iran pekan ini.
Langkah ini diambil sebagai respons langsung atas serangan terbaru terhadap sebuah kapal dagang yang melintasi Selat Hormuz.
>>> Iran Tutup Selat Hormuz hingga Batas Waktu Tak Ditentukan
Komando Sentral AS (CENTCOM) menyatakan bahwa Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) menyerang sebuah kapal kontainer berbendera Siprus di Selat Hormuz.
Akibat insiden tersebut, satu orang anggota kru kapal dilaporkan hilang.
CENTCOM menegaskan bahwa Iran telah diberi kesempatan untuk mematuhi Nota Kesepahaman setelah serangan sebelumnya, namun kembali gagal.
>>> AS Luncurkan Serangan ke Iran Setelah Kapal Kontainer Diserang
Operasi pengeboman dimulai pada pukul 19.15 waktu setempat (ET) dan masih berlangsung hingga saat ini.
Seorang pejabat AS mengonfirmasi bahwa operasi militer tersebut terus berlanjut.
>>> Menteri Iran dan Oman Bahas Selat Hormuz di Tengah Ancaman Trump
CENTCOM menambahkan bahwa pihak AS memberikan konsekuensi berat kepada Tehran atas instruksi langsung dari Presiden Donald Trump.
