Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan memperluas serangan terhadap Iran pada pekan depan jika Teheran tidak mencapai kesepakatan.
Dalam wawancara dengan Fox News pada Selasa (14/7), Trump mengatakan target serangan berikutnya adalah pembangkit listrik dan jembatan Iran.
>>> Inflasi AS Turun untuk Pertama Kali dalam Enam Tahun
"Pekan depan akan sangat buruk bagi mereka karena pekan depan giliran pembangkit listrik. Pekan depan giliran jembatan," kata Trump.
Ia menegaskan akan melumpuhkan seluruh pembangkit listrik dan jembatan Iran kecuali mereka bersedia bernegosiasi.
>>> Inflasi AS Melandai, Wall Street Ditutup Menghijau
Pernyataan Trump muncul saat militer AS melanjutkan serangan terhadap Iran untuk hari keempat berturut-turut dan memberlakukan kembali blokade laut di pelabuhan negara itu.
Gencatan senjata rapuh yang disepakati pada 17 Juni antara kedua pihak praktis runtuh, dengan fokus pertikaian pada kendali Selat Hormuz yang strategis.
>>> Pasar LNG Diprediksi Surplus pada 2028 Akibat Perang di Timur Tengah
Ketika ditanya berapa lama serangan AS akan berlangsung, Trump menjawab: "Akan terus berlanjut sampai saya bilang cukup."
