unique visitors counter
⌂ Beranda News Trump Umumkan Blokade Iran, AS Akan Kenakan Biaya 20% di Selat Hormuz

Trump Umumkan Blokade Iran, AS Akan Kenakan Biaya 20% di Selat Hormuz

Trump Umumkan Blokade Iran, AS Akan Kenakan Biaya 20% di Selat Hormuz
Ilustrasi: Trump Umumkan Blokade Iran, AS Akan Kenakan Biaya 20% di Selat Hormuz
A A Ukuran Teks16px

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa negaranya memberlakukan kembali blokade angkatan laut terhadap Iran dan akan menerima kompensasi sebesar 20% dari seluruh kargo yang melintasi Selat Hormuz.

Pernyataan itu muncul setelah Iran mengklaim telah menutup jalur perairan vital tersebut. Trump menegaskan bahwa Selat Hormuz tetap terbuka dan akan terus dijaga dengan atau tanpa Iran.

>>> DPR Minta Jaksa Agung Ganti Penyidik yang Terafiliasi Eks Jampidsus

Dalam unggahan di Truth Social, Trump mengatakan bahwa proses akan dimulai segera tanpa memberikan rincian lebih lanjut. Ia sebelumnya menyampaikan gagasan serupa dalam wawancara di program Fox & Friends.

Trump menyebut AS akan menjadi "malaikat pelindung" selat tersebut dan berhak mendapatkan penggantian biaya karena negara-negara lain dianggap sangat kaya.

Ia juga menuding Iran selalu melanggar kesepakatan.

in2

Penguasaan Selat Hormuz, jalur vital pasokan minyak global, telah menjadi salah satu medan pertempuran utama dalam konflik ini.

Blokade efektif Iran mendorong kenaikan harga energi dan meningkatkan kekhawatiran inflasi di seluruh dunia.

Teheran mengumumkan penutupan selat pada Sabtu setelah apa yang disebutnya sebagai transit tidak sah.

>>> S&P Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,1% pada 2026

Pada Minggu, mereka menyatakan lalu lintas tetap ditangguhkan dan izin akan dikeluarkan setelah stabilitas pulih.

Pasukan Garda Revolusi Iran menyatakan satu-satunya cara memulihkan lalu lintas pelayaran reguler adalah mengakhiri intervensi militer AS di jalur air tersebut.

Mereka memperingatkan bahwa campur tangan berkelanjutan dapat menyebabkan insiden lebih besar di sektor minyak dan gas global.

AS dan Iran saling melancarkan serangan rudal dan drone berat selama akhir pekan hingga Senin.

Teheran mengaku telah menyerang fasilitas militer AS di seluruh Teluk dan tetap menutup Selat Hormuz, mendorong harga minyak lebih tinggi.

Pertukaran serangan terbaru menandai eskalasi tajam dalam jangkauan geografis dan intensitas serangan selama pekan terakhir.

>>> Cara Mengisi SKP Guru 2026 di E-Kinerja BKN, Panduan Auto-Sync PMM Terbaru

Hal ini menimbulkan keraguan terhadap kesepakatan sementara AS-Iran yang ditandatangani bulan lalu untuk membuka kembali selat dan menghentikan permusuhan sambil melanjutkan negosiasi selama 60 hari.

D
Tim Redaksi
Penulis: Dwi Andini
📰 Update Terbaru
stikibot