Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) mengumumkan rencana investasi tambahan sebesar US$100 miliar untuk memperluas kapasitas manufaktur di Amerika Serikat.
Komitmen baru ini membuat total investasi yang dijanjikan TSMC di AS menjadi US$265 miliar.
>>> Iran Diduga Retas Jaringan Seluler untuk Lacak Personel AS di Timur Tengah
Keputusan tersebut diumumkan saat TSMC merilis laporan keuangan kuartal kedua yang mencatat laba bersih rekor, didorong oleh permintaan tinggi di bidang kecerdasan buatan (AI).
Laba Rekor dan Kenaikan Belanja Modal
TSMC melaporkan laba bersih sebesar NT$706,6 miliar (US$22 miliar) untuk periode April-Juni 2025, naik 77% dibandingkan tahun sebelumnya.
Angka tersebut melampaui ekspektasi analis.
Perusahaan juga menaikkan anggaran belanja modal tahun ini menjadi US$60-64 miliar, dari perkiraan sebelumnya US$52-56 miliar.
Ketua dan CEO TSMC, C. C.
>>> Dua Kapal Karam di Myanmar, 500 Pengungsi Rohingya Diduga Tewas
Wei, mengatakan investasi tambahan ini untuk mendukung permintaan kuat dari pelanggan utama di AS.
Menurut Wei, investasi tersebut akan membantu mengembangkan ekosistem semikonduktor AS, memperkuat rantai pasokan, dan menciptakan lapangan kerja berteknologi tinggi.
Ia menambahkan bahwa permintaan terkait AI secara global tetap sangat kuat, dan tren AI mendorong kebutuhan komputasi yang semakin besar.
Sebelumnya, TSMC telah berkomitmen US$165 miliar untuk membangun pabrik di Arizona dengan enam fasilitas fabrikasi.
>>> WNA Singapura Inisial MZ Diduga Bunuh Pacar di Kos Denpasar Bali
TSMC merupakan pemasok utama bagi Nvidia dan Apple, serta menjadi barometer industri chip global.
