Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan bahwa S&P Global memberikan penilaian positif terhadap pembentukan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).
Menurut Prabowo, lembaga pemeringkat internasional tersebut menilai langkah ini tepat bagi Indonesia dan berpotensi meningkatkan pendapatan negara.
"Standard & Poor's [S&P] mereka sendiri sudah umumkan bahwa mereka menilai bahwa pembentukan PT DSI adalah tepat, mereka yang mengatakan bahwa itu langkah tepat bagi bangsa Indonesia dan itu bisa meningkatkan penghasilan kita, revenue kita," kata Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Senin (20/7/2026).
Prabowo menjelaskan bahwa PT DSI berperan sebagai instrumen negara untuk memperkuat tata kelola dan konsolidasi ekspor komoditas strategis.
Dengan adanya PT DSI, negara dapat mengetahui jumlah ekspor, tujuan penjualan, harga sebenarnya, serta devisa yang seharusnya kembali ke Indonesia.
Presiden berharap sistem ekspor satu pintu ini dapat berjalan penuh pada 1 September 2026 mendatang.
"Dengan ekspor sumber daya alam satu pintu kita mengadakan tahap transisi dan kita harapkan nanti 1 September 2026 implementasi penuh," ungkapnya.