Samsung kembali gagal menutup rapat bocoran produk barunya.
Galaxy Watch Ultra 2, yang dijadwalkan meluncur pada 22 Juli 2026, kini hampir seluruh spesifikasinya terungkap berkat kebocoran dari leaker ternama Evan Blass (@evleaks) melalui Substack-nya.
>>> CXMT Mulai Sampling LPDDR6, Target Produksi Massal H2 2026
Dari desain, ketahanan, hingga performa, semua peningkatan utama telah terungkap. Hasilnya, Galaxy Watch Ultra 2 bukan sekadar upgrade minor, melainkan lompatan besar di segmen smartwatch premium.
Desain Lebih Tipis dan Material Titanium Premium
Galaxy Watch Ultra 2 mempertahankan bentuk "squircle" khas seri Ultra, namun kini hadir dengan casing titanium yang ringan dan tahan lama.
Ketebalannya 12% lebih tipis dibanding generasi pertama, dan dilengkapi tali silikon bawaan untuk kenyamanan saat aktivitas ekstrem.
Perubahan ini menjawab kritik utama pengguna terhadap Galaxy Watch Ultra versi awal yang dianggap terlalu tebal dan berat untuk pemakaian sehari-hari.
Rating Ketahanan Naik Jadi IP69K
Salah satu peningkatan paling signifikan adalah sertifikasi ketahanan air dan debu. Galaxy Watch Ultra (2024) memiliki IP68, sedangkan Galaxy Watch Ultra 2 (2026) naik menjadi IP69K.
Artinya, smartwatch ini kini tahan terhadap semburan air bertekanan tinggi, uap panas, dan debu ekstrem standar yang biasanya digunakan untuk peralatan industri atau kendaraan off-road.
Ini menjadikannya smartwatch paling tangguh yang pernah dibuat Samsung.
>>> REDMI 17 4G Baterai 7.500mAh dan Fast Charging 45W Siap Gemparkan Pasar
Layar OLED Melingkar dengan Kecerahan 5.000 Nits
Galaxy Watch Ultra 2 mengusung layar OLED melingkar dengan kecerahan puncak 5.000 nits, meningkat 66% dibanding Galaxy Watch Ultra yang hanya 3.000 nits.
Dengan kecerahan sebesar itu, layar tetap mudah dibaca bahkan di bawah sinar matahari langsung, sangat ideal untuk atlet luar ruangan, pendaki, atau pengguna aktif.
Ditenagai Snapdragon Wear Elite dan Baterai 800mAh
Performa Galaxy Watch Ultra 2 didorong oleh Snapdragon Wear Elite, chip wearable flagship terbaru dari Qualcomm.
Chip ini menjanjikan efisiensi daya lebih baik, responsivitas antarmuka lebih cepat, dan dukungan penuh untuk AI on-device.
Untuk daya tahan, Samsung meningkatkan kapasitas baterai menjadi 800mAh, 35% lebih besar dari Galaxy Watch Ultra sebelumnya.
Kombinasi chip hemat daya dan baterai besar berpotensi memberikan masa pakai multi-hari, bahkan saat GPS dan sensor aktif terus-menerus.
>>> Vivo X300 E Resmi Dikonfirmasi: Baterai 7.200mAh dan Kamera Periskop Zeiss
Smartwatch ini juga memiliki tiga tombol fisik di sisi kanan untuk navigasi dan akses cepat ke fitur olahraga.
