unique visitors counter
⌂ Beranda News Maman UMKM: Genjot Kredit Tanpa Perkuat Pasar Berisiko Picu NPL
News

Maman UMKM: Genjot Kredit Tanpa Perkuat Pasar Berisiko Picu NPL

alt top
Menteri UMKM Maman Abdurrahman
Maman UMKM: Genjot Kredit Tanpa Perkuat Pasar Berisiko Picu NPL
A A Ukuran Teks16px
alt mid

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan bahwa penyaluran kredit kepada pelaku UMKM tidak boleh digenjot secara agresif tanpa diimbangi penguatan akses pasar.

Menurutnya, peningkatan pembiayaan yang tidak disertai kemampuan pelaku usaha menjual produk justru berpotensi memicu kenaikan kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL).

Pernyataan itu disampaikan Maman menanggapi data pertumbuhan kredit UMKM yang masih rendah, yakni di bawah 1% secara tahunan.

alt mid

Berdasarkan catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pada Maret 2026 pertumbuhan kredit UMKM hanya mencapai 0,12% year-on-year menjadi Rp1.498,64 triliun.

Angka itu membaik setelah pada Februari 2026 sempat terkontraksi 0,56%.

Maman menyebut secara nominal penyaluran kredit UMKM tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

alt mid

"Kalau pertumbuhan kredit terhadap UMKM setiap tahun naik. Sebagai contoh tahun ini kurang lebih angkanya di sekitar 1.670-an T, hampir mendekati 1.700 triliunan.

Yang kedua kalau dikomparasi dengan tahun kemarin cukup signifikan," kata Maman usai Taklimat Presiden di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026) malam.

alt under
alt mid
📰 Update Terbaru
alt under