Dua drama Korea yang menampilkan kekerasan eksplisit tengah menjadi sorotan. 'Agent Kim Reactivated' dan 'Teach You a Lesson' sama-sama meraih popularitas tinggi di tengah publik.
Episode kedelapan 'Agent Kim Reactivated' mencatat rating pemirsa nasional 23,1 persen. Angka tersebut menjadi rekor tertinggi baru untuk drama tersebut.
>>> Jadwal 'World Tour' NPD Pekan Ini, Mulai 24 Juli
Sementara itu, 'Teach You a Lesson' menduduki peringkat keenam sebagai tayangan paling banyak ditonton di Netflix global pada paruh pertama 2026.
Pandangan Psikiater: Kekerasan Tarik Penonton dengan Emosi Negatif
Seorang psikiater di Gangnam, Seoul, mengutip penelitian terbaru yang menunjukkan hubungan antara emosi negatif dan konsumsi konten negatif.
Studi yang diterbitkan Januari 2025 di jurnal afiliasi Nature melibatkan 1.145 partisipan. Mereka diberi waktu browsing 20 menit per hari selama lima hari.
Hasilnya, partisipan dengan suasana hati buruk cenderung mengunjungi situs berisi informasi negatif. Hal ini menciptakan siklus yang memperkuat emosi negatif.
Psikiater tersebut menilai popularitas drama kekerasan bisa mencerminkan kondisi psikologis kolektif masyarakat. Namun ia mengingatkan agar tidak terburu-buru menarik kesimpulan.
>>> 4 Cara Mengolah Tahu untuk Menu Sehat dan Seimbang
Pandangan Akademisi: Kisah Keadilan Sepanjang Masa
Yu Kyung-han, profesor media dan komunikasi di Jeonbuk National University, memiliki pandangan berbeda. Ia menolak anggapan bahwa narasi kemarahan baru populer belakangan ini.
Menurut Yu, kisah yang merefleksikan frustrasi terhadap realitas dan keinginan melihat keadikan telah menjadi narasi laris sepanjang sejarah manusia.
Bahkan 'The Story of Hong Gildong' pun dibangun di atas fondasi emosional yang sama.
Ia juga menekankan perubahan lanskap media. Di era layanan streaming, penonton aktif memilih tontonan, bukan sekadar menerima siaran televisi.
Yu menambahkan, yang penting adalah memahami aspek mana yang relevan bagi penonton dan kepuasan pengganti seperti apa yang mereka cari.
>>> Johnny Depp Kejutkan Penggemar di San Diego Comic-Con
Katarsis sejati tidak datang dari melihat protagonis memukuli orang, melainkan ketika keadilan yang digambarkan di layar terwujud di dunia nyata.
