Sebuah festival K-culture baru bertajuk 'Fanomenon' akan digelar di Korea Selatan pada akhir 2027. Acara ini dirancang untuk memperkuat posisi Korea sebagai pusat industri fandom global.
Panitia Pertukaran Budaya Populer mengumumkan rencana tersebut pada Senin.
>>> Pasangan Artis Namkoong Min dan Jin A-reum Sambut Kelahiran Anak Pertama
Festival ini diharapkan menarik lebih dari 500.000 pengunjung dan memberikan dampak ekonomi hampir 1 triliun won (sekitar $680 juta).
Dua Venue Utama
Fanomenon akan berlangsung selama 11 hari, mulai 2 hingga 12 Desember 2027.
Acara ini akan digelar di dua lokasi utama: Seoul Arena yang baru dibangun di Changdong dan aula pameran kedua KINTEX di Goyang, utara Seoul.
Seoul Arena, yang dijadwalkan selesai pada Mei 2027, akan menjadi pusat pertunjukan musik.
Di sana akan digelar konser artis global papan atas dan upacara penghargaan yang berpusat pada penggemar.
Berbeda dengan acara penghargaan tradisional, upacara ini akan menghormati fandom atas semangat dan pengaruh mereka. Artis atau merek dapat menerima penghargaan atas nama penggemar.
Sementara itu, KINTEX akan berubah menjadi pameran budaya interaktif.
>>> Kris Dayanti Raih Dua Medali Emas di Kejurnas Wushu Kungfu 2026
Selain pertunjukan langsung, venue ini akan menampilkan pengalaman imersif yang mencakup kuliner, kecantikan, mode, gim, webtoon, film, televisi, dan animasi Korea.
Dukungan Pemerintah
Pemerintah Korea telah berjanji mendukung penuh acara ini. Dukungan meliputi prosedur imigrasi yang efisien, protokol keselamatan, dan inisiatif pariwisata nasional yang terkait dengan festival.
Menurut proyeksi Institut Budaya dan Pariwisata Korea, Fanomenon diperkirakan menarik 520.000 pengunjung, termasuk 200.000 wisatawan mancanegara.
Nama 'Fanomenon' merupakan gabungan dari 'fan' dan 'phenomenon'.
Nama ini mencerminkan visi penyelenggara bahwa penggemar bukan sekadar konsumen pasif, melainkan mitra aktif yang mendorong jangkauan global budaya Korea.
Park Jin-young, ketua bersama panitia, mengatakan kekuatan sejati K-culture tidak hanya berasal dari artis dan konten, tetapi juga dari fandom yang telah memelihara dan menyebarkannya ke seluruh dunia.
>>> Nolan Larang Aktor Pakai Sepatu UGG di Lokasi Syuting The Odyssey
Ia menambahkan bahwa dengan menciptakan model sukses yang menggabungkan kreativitas sektor swasta dengan dukungan pemerintah, Korea akan memperkuat posisinya sebagai pusat global industri fandom.
