Peneliti Senior Pusat Riset Politik BRIN, Lili Romli, menilai penurunan survei kepuasan terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dipicu kondisi faktual yang dialami masyarakat, terutama perekonomian yang lesu.
Menurutnya, masyarakat merasa kebijakan Prabowo yang dijalankan para menteri dan pejabat negara tidak menyentuh persoalan sehari-hari. Mulai dari kenaikan harga, turunnya daya beli, hingga sulitnya mencari pekerjaan.
"Masyarakat merasakan kehidupan makin berat," kata Lili, Kamis (30/07/2026).
>>> bank bjb Siapkan Promo Terbatas Tiket Merbabu Trail Run, Jangan Sampai Kehabisan
Ia menambahkan, kinerja para menteri dianggap kurang berdampak sehingga program-program pemerintah pusat tidak dirasakan masyarakat.
>>> Pemerintah Kurang Bayar Dana Bagi Hasil ke Daerah Rp70,2 Triliun
Selain program yang gagal berdampak, gaya komunikasi publik para pejabat juga dinilai menuai polemik. Lili menyebut sejumlah pernyataan menteri atau kepala lembaga negara justru kontroversial dan menimbulkan kekecewaan.
