PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) mengungkapkan bahwa rencana konsolidasi atau merger dengan Pelita Air masih dalam tahap pembahasan.
Hingga saat ini, belum ada keputusan mengenai bentuk transaksi maupun waktu efektif pelaksanaannya.
>>> Oegroseno Penuhi Panggilan Kortas Tipikor, Ngaku Tak Tahu Dugaan Korupsi Lahan Sepolwan
Vice President Corporate Secretary GIAA, Andreas Tumpal H. Hutapea, mengatakan proses yang berjalan masih berupa kajian intensif sebelum keputusan akhir ditetapkan.
"Rencana aksi korporasi dimaksud saat ini berada dalam tahap kajian dan pembahasan secara intensif bersama pemegang saham dan pihak-pihak terkait, sesuai dengan kewenangan masing-masing," kata Andreas dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (31/7/2026).
>>> Harga EA Sports FC 27 di Indonesia: Daftar Lengkap untuk PlayStation dan Steam
Andreas menjelaskan, pembahasan tersebut tidak hanya menyangkut skema konsolidasi, tetapi juga mencakup arah strategis, struktur transaksi, tahapan pelaksanaan, hingga mekanisme yang akan digunakan.
Selama proses tersebut, koordinasi dengan pemegang saham dan pemangku kepentingan terus dilakukan agar setiap langkah yang diambil dapat mendukung penguatan ekosistem bisnis Garuda Indonesia Group.
>>> Harga Minyak Turun, Rupiah Dibuka Menguat ke Rp18.057/US$
Langkah ini merupakan bagian dari agenda transformasi perusahaan.
