Dewan Energi Nasional (DEN) menyatakan program mandatori bioetanol di Indonesia, khususnya E10 dan E20, memerlukan empat syarat utama agar tidak mangkrak.
Anggota DEN Muhammad Kholid Syeirazi menegaskan keberhasilan implementasi bahan bakar ramah lingkungan itu bergantung pada kesiapan ekosistem dari hulu hingga hilir.
>>> AAF Resmi Dipimpin Malaysia, Ini Fokus Kepengurusan Baru 2026–2028
"Keberhasilan mandatori bioetanol akan sangat bergantung pada empat prasyarat utama, yaitu keekonomian, ketersediaan bahan baku, investasi industri, dan roadmap bertahap," ujar Kholid kepada Bloomberg Technoz, Sabtu (1/8/2026).
>>> Link Live Streaming Persija vs PSMS Medan Sore Ini Jam 15.30 WIB
Keekonomian dan Kepastian Harga
Menurut Kholid, faktor keekonomian menjadi fondasi utama agar bioetanol dapat diterima industri, penyedia BBM, dan konsumen tanpa memicu gejolak harga.
>>> Kuwait Cegat Drone Iran Saat Trump Pertimbangkan Serangan Baru

