unique visitors counter
⌂ Beranda Hiburan Vincent Pastore, Pemeran Big Pussy di The Sopranos, Meninggal di Usia 80

Vincent Pastore, Pemeran Big Pussy di The Sopranos, Meninggal di Usia 80

Vincent Pastore, Pemeran Big Pussy di The Sopranos, Meninggal di Usia 80
Ilustrasi: Vincent Pastore, Pemeran Big Pussy di The Sopranos, Meninggal di Usia 80
A A Ukuran Teks16px

Kabar duka datang dari industri hiburan Hollywood.

Aktor senior Vincent Pastore, yang dikenal luas melalui perannya sebagai Salvatore 'Big Pussy' Bonpensiero dalam serial legendaris The Sopranos, meninggal dunia pada usia 80 tahun.

>>> Sinopsis 5 Rekomendasi Drama Korea Baru Tayang Agustus 2026

Manajer Pastore, Robert Attermann, mengonfirmasi kabar tersebut kepada AFP pada Sabtu (2/8). Namun, ia tidak mengungkapkan penyebab maupun kronologi kematian sang aktor.

Sementara itu, media hiburan Deadline melaporkan Pastore ditemukan meninggal dunia di kediamannya di kawasan The Bronx, New York.

Karier dan Peran Ikonik

Lahir pada 14 Juli 1946, Pastore lebih dulu mengabdi di Angkatan Laut Amerika Serikat saat Perang Vietnam sebelum menekuni dunia seni peran.

Setelah menyelesaikan pendidikan drama di universitas, ia mulai membangun karier sebagai aktor yang identik dengan karakter mafia khas New York.

Sepanjang kariernya, Pastore tampil dalam sejumlah film gangster ikonis. Ia membintangi Goodfellas (1990) karya Martin Scorsese dan Carlito's Way (1993) garapan Brian De Palma.

Namun, namanya benar-benar melambung lewat peran Salvatore 'Big Pussy' Bonpensiero dalam serial HBO The Sopranos. Karakter tersebut merupakan tangan kanan Tony Soprano yang kemudian diam-diam menjadi informan FBI.

Salah satu adegan paling dikenang dalam sejarah serial tersebut adalah kematian Big Pussy pada akhir musim kedua.

Setelah identitasnya sebagai informan terbongkar, ia dieksekusi oleh Tony Soprano bersama dua rekannya di atas kapal.

>>> HP Samsung Muncul Green Line? Hindari 5 Kesalahan Ini Sekarang!

Sebelum ditembak, karakter Big Pussy mengucapkan kalimat yang kemudian menjadi salah satu dialog paling ikonis dalam serial tersebut, "Not in the face, ok?"

atau "Jangan di wajah, ya?"

R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
📰 Update Terbaru
stikibot