Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memperkirakan pasar pakaian olahraga (sportwear) di Indonesia masih memiliki prospek pertumbuhan yang besar hingga tahun 2030.
Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza mengatakan, berdasarkan laporan Sportwear Indonesia, nilai pasar sportwear Indonesia pada 2025 mencapai Rp38,5 triliun atau tumbuh 8% dibandingkan tahun sebelumnya.
>>> Rekomendasi HP Terbaik 2026: Harga Naik, Ini Cara Memilih Smartphone yang Tetap Worth It
"Berdasarkan laporan Sportwear Indonesia pada 2025 nilai pasar Sportwear Indonesia mencapai Rp38,5 triliun rupiah tumbuh 8% dan diproyeksikan berkembang dan mencapai Rp58,6 triliun rupiah di tahun 2030," kata Faisol saat membuka Indonesia Sport & Activewear Expo & Cosmetic Day 2026 di Jakarta, Senin (3/8/2026).
Proyeksi tersebut sejalan dengan meningkatnya budaya hidup sehat dan kebiasaan berolahraga masyarakat setelah pandemi Covid-19.
>>> Widya Rayi Fadhilah Lail Meninggal, Mantan Rekan Megawati Hangestri Berpulang
Perubahan gaya hidup ini kian mendorong permintaan terhadap produk pakaian olahraga dan menopang pertumbuhan industri penunjangnya.
Selain itu, daya saing industri apparel nasional juga tercermin dari kinerja ekspor yang terus meningkat.
>>> Korea Selatan Terbitkan Instruksi Darurat Gelombang Panas, Suhu Capai Rekor
Sepanjang 2025, nilai ekspor industri pakaian jadi tumbuh 5,7% menjadi US$7,27 miliar.
