Dinas Kesehatan Michigan mengumumkan dua orang meninggal dalam wabah cyclospora di negara bagian tersebut. Ini adalah kematian pertama yang dikonfirmasi di Amerika Serikat terkait parasit mikroskopis ini.
Kedua pasien memiliki kondisi kesehatan yang mendasari yang mungkin memperburuk dampak penyakit usus dan dehidrasi. Dinas kesehatan tidak memberikan informasi tambahan mengenai kematian tersebut.
>>> DPRD DKI Jakarta Minta Polisi Usut Tuntas Pencuri Komponen Hidran Air
Cyclospora adalah parasit bulat mikroskopis yang umumnya menyebabkan diare berair, sering kali dengan buang air besar yang sering dan eksplosif, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS.
Wabah biasanya terjadi pada akhir musim semi dan musim panas.
Penyakit yang disebut cyclosporiasis ini jarang berakibat fatal. Parasit yang menyukai panas ini menginfeksi usus dan menyebar melalui tinja.
Di masa lalu, orang terinfeksi setelah mengonsumsi buah atau sayuran yang terkontaminasi air irigasi yang tercemar tinja.
Dr. Joel Kammeyer, kepala divisi penyakit menular di Wayne State University dan Detroit Medical Center, menyebut kematian ini sebagai tragedi.
Namun, ia mencatat bahwa dari ribuan kasus cyclosporiasis, hanya dua yang meninggal.
Menurut Kammeyer, bagi pasien yang datang ke layanan darurat dengan cyclosporiasis sebagai satu-satunya masalah, penyakit ini relatif mudah diobati.
Namun, bagi mereka yang berjuang melawan penyakit lain, beberapa pasien mungkin tidak mampu menahan dehidrasi yang parah.
>>> Harga Emas Perhiasan Hari Ini 4 Agustus 2026 Fluktuatif, Cek Rincian per Gram
Cyclosporiasis lebih jarang terjadi dibandingkan penyakit bawaan makanan lainnya seperti salmonella dan E. coli.
Banyak kasus tidak pernah dikaitkan dengan makanan atau sumber tertentu, dan selama bertahun-tahun hanya sedikit wabah cyclospora yang dilaporkan di AS.

