PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menawarkan sekitar 2.600 aset agunan melalui program Gelegar Lelang BNI 2026.
Aset yang dipasarkan mencakup rumah, rumah toko, gudang, apartemen, hotel, serta berbagai jenis properti lain yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia.
>>> Ekonom: Deflasi Juli Bukti Permintaan Rapuh, Harga Belum Terkendali
Program tersebut berlangsung pada 15 Juni hingga 15 September 2026, dengan puncak lelang serentak dijadwalkan pada 21 Agustus 2026.
Gelegar Lelang BNI ditujukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap aset melalui mekanisme lelang yang terbuka, aman, dan transparan.
Kick-off di Grha BNI
Kick-off program dilaksanakan di Grha BNI, Jakarta, Selasa (4/8/2026).
>>> MTI: Evaluasi Keselamatan Laut Tak Boleh Fokus pada Operator Saja
Kegiatan tersebut diresmikan Direktur Lelang Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Syukriah HG bersama Senior Executive Vice President Remedial & Recovery BNI Saridatun.
Saridatun mengatakan, Gelegar Lelang BNI menjadi bagian dari upaya perseroan membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk memperoleh aset sekaligus mengoptimalkan penyelesaian aset agunan.
>>> Harga Minyak Turun, Saham Cetak Rekor karena Harapan Pembukaan Selat Hormuz
"Gelegar Lelang BNI merupakan komitmen kami untuk menghadirkan proses pemasaran aset yang terbuka, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat," ujar Saridatun dalam keterangan tertulis.

