Laju pesat indeks saham Amerika Serikat (AS), Wall Street, sempat tertahan sejenak. Para pelaku pasar tengah mencerna kenaikan harga saham baru-baru ini.
Mereka juga memantau tanda-tanda kemajuan menuju kesepakatan untuk memulihkan aktivitas di Selat Hormuz.
Tanda-tanda kelelahan pasar muncul setelah reli S&P 500 yang menambah nilai pasar sebesar US$3,7 triliun hanya dalam empat hari.
Indeks utama produsen cip turun 1,4%, meskipun saham Nvidia Corp. justru naik.
Meski mencatatkan kinerja kuat, saham SpaceX anjlok 14% seiring dengan tersedianya saham senilai US$101 miliar untuk diperdagangkan pada hari Kamis.
Antusiasme pasar saham di pagi hari diikuti oleh koreksi, karena investor menantikan perkembangan lebih lanjut terkait situasi di Timur Tengah.
Menurut Jose Torres dari Interactive Brokers, wajar jika Wall Street mengambil jeda sejenak.