Jika Anda sedang mencari ponsel flagship Android tahun ini, kemungkinan besar akan mendapatkan perangkat dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5.
Namun, tidak sesederhana itu.
>>> Snapdragon 4 Gen 4 vs Dimensity 7400: Skor Benchmark dan Spesifikasi
Qualcomm diam-diam membagi prosesor andalannya untuk 2026 menjadi empat versi berbeda, masing-masing dengan penyesuaian kecil.
Dua ponsel dengan merek Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang sama bisa memiliki performa berbeda dalam game atau benchmark.
Varian Standar: SM8850-AC
SM8850-AC adalah varian Snapdragon 8 Elite Gen 5 paling lengkap dari Qualcomm. Model setelahnya dipangkas di beberapa aspek.
Varian ini digunakan di mayoritas flagship 2026, seperti Oppo Find X9 Ultra dan Xiaomi 17 Ultra.
Ditenagai dua inti Oryon Prime hingga 4.6GHz, enam inti performa hingga 3.62GHz, dan GPU Adreno 1.2GHz dengan tiga slice GPU serta memori 18MB untuk grafis.
SM8550-AC menjadi patokan bagi Qualcomm dan menyaingi chip flagship MediaTek dan Samsung di sebagian besar benchmark tahun ini.
Varian 'For Galaxy': SM8850-1-AD
Samsung tidak sekadar melisensikan chip standar Qualcomm untuk seri S dan Z.
Mereka bekerja sama dengan Qualcomm untuk mendapatkan versi khusus, yaitu SM8850-1-AD yang digunakan di Galaxy S26 dan Galaxy Fold8.
Inti CPU di varian ini berjalan lebih cepat, dengan Oryon Prime mencapai 4.74GHz dan GPU 1.3GHz.
Perbedaannya tidak besar dalam penggunaan sehari-hari, tetapi terlihat di benchmark, membuat Galaxy S26 Ultra unggul dalam skor mentah.
Varian Tujuh Inti: SM8850-5-AC
SM8850-5-AC adalah varian tujuh inti yang dibuat khusus untuk ponsel lipat. Varian ini mengurangi satu inti performa, sehingga total menjadi tujuh inti.
Chip ini digunakan di Oppo Find N6.
