Meta resmi meluncurkan Muse Code, agen kecerdasan buatan (AI) pertamanya yang dirancang khusus untuk pengembangan perangkat lunak langsung di terminal.
Alat ini tersedia untuk pengguna macOS dan Linux, berjalan sepenuhnya melalui command-line interface (CLI) tanpa antarmuka grafis.
>>> Jadwal Tayang dan Sinopsis Drakor My Bias My Boss
Ditenagai oleh model terbaru Muse Spark 1.2, Muse Code menjanjikan kemampuan menyelesaikan tugas rekayasa perangkat lunak skala besar: merencanakan arsitektur, menulis kode, hingga memvalidasi hasil semuanya lewat perintah terminal sederhana seperti /plan, /grill, atau /goal.
Namun, yang paling mencolok bukan teknologinya tapi model harga revolusioner sekaligus kontroversial yang diperkenalkan Meta.
Dua Opsi Harga: Privasi Penuh atau Diskon 20x
Muse Code hadir dalam dua tier harga.
Pertama, Standard Tier dengan privasi terjamin. Harganya $1,25 per juta token input dan $4,25 per juta token output.
Rate limitnya 3.000 request/menit dan 4 juta token/menit. Data tidak digunakan untuk pelatihan AI.
Tier ini cocok untuk developer profesional, startup, atau perusahaan yang menjaga kerahasiaan kode.
Kedua, Contributor Tier dengan diskon lebih dari 90%. Harganya hanya $0,10/$0,20 per juta token.
Rate limitnya 60 request/menit dan 2,1 juta token/menit.
Syarat utamanya, Meta berhak menggunakan prompt, respons, pola coding, keputusan arsitektur, dan sesi debugging Anda untuk melatih model AI masa depan.
>>> Upin & Ipin Season 19 Tayang di Netflix Mulai 7 Agustus
Artinya, saat memilih tier Contributor, Anda bukan lagi pelanggan tapi sumber data.
Fitur Teknis yang Mengesankan
Muse Code bukan sekadar chatbot coding. Ia adalah agen otonom dengan kemampuan canggih.
Fitur-fiturnya meliputi subagen persisten yang bekerja di latar belakang, local event log (append-only) untuk pemulihan setelah crash, eksekusi tugas terstruktur via perintah khusus, dan instalasi satu baris: curl -sL https://muse.
