The Korea Times menggelar seminar online pada Kamis untuk memberikan panduan langkah demi langkah bagi mahasiswa asing di Korea dalam mengurus kontrak hunian.
Acara bertajuk "3-Step K-Housing Survival Guide" ini dipandu oleh Park Song-I, team leader dari Foreedom, perusahaan yang mendukung warga asing dalam masalah perumahan.
>>> Seoul Pilih 18 Homestay Terbaik untuk Wisatawan yang Ingin Hidup Seperti Warga Lokal
Park memaparkan tiga langkah utama: keamanan kontrak, perlindungan deposit, dan keamanan visa, untuk membantu mahasiswa menghindari risiko umum.
Jenis Sewa dan Perlindungan Hukum
Ia menjelaskan perbedaan antara jeonse, sistem deposit besar tanpa uang sewa bulanan, dan wolse, atau sewa bulanan.
Warga asing dapat menandatangani kontrak sewa, tetapi perlindungan hukum berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Sewa Perumahan Korea umumnya memerlukan Kartu Registrasi Orang Asing.
Kartu ini memungkinkan penyewa melaporkan perubahan tempat tinggal dan mendapatkan stempel tanggal tetap pada kontrak.
>>> Seni dan Ekologi Berpadu di Seoul Botanic Park
Penyewa tanpa kartu registrasi mungkin memiliki jalur hukum terbatas, sehingga Park menyarankan menunggu hingga kartu diterbitkan sebelum menandatangani kontrak berbasis deposit.
Perlindungan Deposit dan Keamanan Visa
Untuk melindungi deposit, Park menekankan pentingnya memeriksa sertifikat terdaftar properti, dokumen resmi yang menunjukkan kepemilikan dan hak tanggungan atau penyitaan.
Ia merekomendasikan mendapatkan salinan terbaru pada hari penandatanganan dan berhati-hati jika deposit ditambah pinjaman yang ada melebihi 70-80 persen dari nilai pasar properti.
Dari sisi keamanan visa, Park memandu peserta melalui seluruh proses dari mencari rumah hingga pindah, menekankan bahwa melaporkan perubahan alamat dan mendapatkan stempel tanggal tetap penting untuk status imigrasi.
>>> Gimbap Berisiko bagi Kesehatan saat Gelombang Panas
Ia juga memberikan tips pencegahan penipuan saat hari pindah, seperti memotret dan merekam kondisi unit, meninjau ketentuan biaya pemeliharaan, menghindari transfer ke rekening pihak ketiga, dan hanya bekerja dengan agen real estat berlisensi.
