Seorang siswi berusia 12 tahun meninggal dunia pada Sabtu (8/8) akibat luka kritis yang dideritanya dalam penembakan di sebuah sekolah menengah di luar Bangkok, Thailand.
Peristiwa itu terjadi sehari sebelumnya.
>>> SIM Keliling Jakarta Hari Ini, Minggu 9 Agustus 2026 Cuma 2 Lokasi
Dengan demikian, jumlah korban tewas dalam insiden tersebut menjadi setidaknya delapan orang. Pelaku penembakan adalah seorang siswa berusia 14 tahun yang juga tewas.
Penembakan terjadi sekitar pukul 10.00 waktu setempat pada Jumat (7/8) di Debsirin Nonthaburi School, Provinsi Nonthaburi, barat laut ibu kota Thailand.
Pelaku diduga bunuh diri setelah melakukan aksinya.
Sebelumnya, pada pagi hari yang sama, pelaku juga diduga telah membunuh kakek dan neneknya di rumah keluarga. Hal ini disampaikan oleh pejabat setempat.
Kementerian Kesehatan Thailand mengonfirmasi bahwa siswi berusia 12 tahun tersebut meninggal setelah menjalani perawatan di rumah sakit.
Sekolah sebelumnya telah mengunggah pesan di Facebook pada Jumat untuk mencari donor darah bagi dua siswa, termasuk siswi yang duduk di kelas tujuh itu.
Hingga Sabtu, masih ada 14 orang yang dirawat di rumah sakit, dengan tujuh di antaranya dalam kondisi kritis.
Sebagian besar korban luka berusia antara 12 hingga 14 tahun.
Korban dan Proses Identifikasi
Kerabat telah mengambil jenazah delapan orang dari Institut Kedokteran Forensik Bangkok. Mereka terdiri dari lima staf sekolah, pelaku penembakan, serta kakek dan neneknya.
Petugas medis membawa peti jenazah dan memuatnya ke ambulans untuk diantar ke kampung halaman masing-masing guna menjalani upacara pemakaman.
Jenazah siswi berusia 12 tahun itu masih menunggu untuk diserahkan kepada keluarga.
Kepala institut, Wiroon Supasingsiripreecha, mengatakan sebagian besar korban meninggal akibat satu luka tembak fatal di area vital, seperti dada atau kepala.
