Data yang dikumpulkan pada 2017 oleh Small Arms Survey dan GunPolicy.
org menunjukkan kepemilikan senjata sipil di Thailand sekitar 15,1 senjata per 100 orang, dibandingkan dengan kurang dari satu per 100 di Malaysia.
Thailand mencatat 3,49 kematian akibat senjata api per 100.000 orang, menurut statistik 2023 yang diterbitkan World Population Review.
Angka ini jauh di bawah sebagian Amerika Latin dan Karibia, tetapi relatif tinggi di Asia. Hanya Filipina yang lebih tinggi di Asia Tenggara.
Meskipun penembakan yang menewaskan banyak orang tidak umum, negara ini telah melihat peningkatan kasus penembakan berprofil tinggi dalam beberapa tahun terakhir.
Pada Februari lalu, seorang remaja berusia 17 tahun mencuri senjata dari polisi dan melepaskan tembakan di sebuah sekolah menengah umum di Thailand selatan, menyandera orang selama dua jam dan menewaskan satu orang serta melukai dua lainnya.
>>> Iran: Kesepakatan Hormuz Sudah Dekat, Tuntutan Mesti Dipenuhi
Seorang anak laki-laki berusia 14 tahun juga dituduh melakukan penembakan di sebuah pusat perbelanjaan besar di Bangkok pada 2023.
