Persija Jakarta belum menutup aktivitas di bursa transfer jelang bergulirnya Super League 2026/2027. Manajemen Macan Kemayoran masih membuka peluang mendatangkan dua hingga tiga pemain baru.
Meski telah menjalani persiapan dan tampil di Piala Presiden 2026, hasil evaluasi pramusim belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi tim pelatih.
>>> Pria yang Dituduh Mengatur Pembunuhan Tupac Shakur 1996 Diadili
Alih-alih sekadar menambah jumlah pemain, Persija ingin memastikan setiap rekrutan benar-benar mampu mengisi kebutuhan tim.
Peran pelatih kepala Shin Tae-yong disebut sangat dominan dalam proses ini.
Mantan pelatih Timnas Indonesia itu dikabarkan menjadi sosok yang menentukan profil pemain yang akan direkrut sesuai kebutuhan taktik.
Piala Presiden 2026 Jadi Bahan Evaluasi
Piala Presiden 2026 menjadi momentum penting bagi Persija untuk mengukur kesiapan tim.
Ajang pramusim itu dimanfaatkan sebagai ruang eksperimen, mulai dari mencoba formasi hingga memberi kesempatan bermain kepada pemain.
>>> Tiga Perempat Wilayah Inggris Kini Alami Kekeringan, Kata Pemerintah
Dari rangkaian pertandingan tersebut, tim pelatih memperoleh gambaran mengenai sektor yang masih perlu diperkuat. Evaluasi seperti ini menjadi proses yang lumrah dilakukan klub sebelum memasuki musim kompetisi.
Selain kualitas permainan, Persija juga mempertimbangkan faktor lain seperti cedera, akumulasi kartu, hingga panggilan tim nasional. Kedalaman skuad menjadi aspek yang dinilai penting.
Shin Tae-yong Ingin Rekrutan Sesuai Sistem
Berbeda dengan perekrutan yang hanya berorientasi pada nama besar, Shin Tae-yong lebih mengutamakan kecocokan pemain dengan filosofi bermainnya.
Pelatih asal Korea Selatan itu telah mengamati kemampuan setiap pemain sejak latihan hingga pertandingan pramusim.
>>> Kemenpar: Bromo Ditutup, Wisatawan Bisa Refund
Proses pencarian pemain dilakukan cukup tertutup. Identitas calon rekrutan belum banyak diketahui publik sehingga spekulasi di media sosial belum bisa dijadikan acuan.

