Gempa bumi dahsyat mengguncang Kolombia pada Senin (10/8/2026) pagi. Bencana ini merobohkan bangunan dan menewaskan sedikitnya 111 orang di wilayah Pasifik serta Pegunungan Andes bagian tengah.
Menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), gempa berkekuatan 7,4 magnitudo terjadi pada pukul 07.34 waktu setempat.
>>> Mahar Nikah Dea Annisa dan Mazaki Ahmad: Nominal dan Makna di Balik Angkanya
Pusat gempa berada di dekat kota San Jose del Palmar, Provinsi Choco.
Kerusakan parah dilaporkan terjadi di kawasan penghasil kopi utama negara tersebut, yang terletak tepat di sebelah timur pusat gempa.
Korban Jiwa dan Kerusakan
Presiden Abelardo de la Espriella melaporkan 111 orang meninggal pada Senin siang. Jumlah korban diperkirakan masih akan bertambah karena tim penyelamat terus mencari korban selamat di tengah reruntuhan.
Ia mengatakan hampir 1.600 rumah rusak dan 60 bangunan runtuh akibat gempa.
>>> Trump Klaim AS Sapu Ranjau di Selat Hormuz dan Kuasai Jalur Minyak Dunia
Warga setempat turut membantu upaya evakuasi dengan bergotong royong membersihkan puing-puing dan mencari korban yang tertimbun.
Dampak pada Wilayah Terdampak
Sejumlah wilayah yang paling terdampak, khususnya Provinsi Caldas dan Risaralda, merupakan bagian dari kawasan kopi Kolombia yang menyumbang sekitar seperempat produksi nasional.
Belum diketahui dampak gempa terhadap industri tersebut, tetapi sejumlah jalan utama ditutup akibat longsor.
>>> Wall Street Ditutup Mixed, Investor Cermati Laba Emiten Cip dan Data CPI
Otoritas penerbangan Kolombia mengatakan operasional di lima bandara di wilayah terdampak dihentikan. Belum ada laporan kerusakan pada infrastruktur energi utama.
