Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 yang mengguncang wilayah barat Kolombia pada Senin (11/8) menewaskan sedikitnya 132 orang.
Sebanyak 570 orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka.
>>> Pramono Anung: Promosi Miras dengan Hafalan Surah Ad-Duha Menodai Agama
Jumlah korban diperkirakan masih akan bertambah. Tim penyelamat masih bekerja mengevakuasi warga yang diduga terjebak di bawah reruntuhan bangunan di sejumlah wilayah terdampak.
Proses pencarian berlangsung sepanjang hari dengan melibatkan personel gabungan, alat berat, hingga relawan setempat.
Situasi di lokasi bencana masih dinamis dan sejumlah daerah mengalami kerusakan parah sehingga akses menuju lokasi terdampak menjadi lebih sulit.
Ribuan Rumah Rusak dan Fasilitas Publik Terdampak
Pemerintah Kolombia menetapkan status bencana nasional untuk mempercepat penanganan darurat dan mengoordinasikan bantuan bagi masyarakat terdampak.
Berdasarkan laporan sementara, gempa menyebabkan kerusakan besar pada permukiman warga. Sedikitnya 1.575 rumah mengalami kerusakan, sedangkan 61 bangunan dilaporkan roboh akibat kuatnya guncangan.
>>> Polisi Gelar Rekonstruksi Mutilasi di Depok, Pelaku Bawa Obat HIV
Dampak gempa tidak hanya dirasakan pada sektor perumahan. Berbagai fasilitas publik juga ikut terdampak, mulai dari layanan kesehatan, sekolah, hingga operasional bandara di beberapa wilayah.
Kondisi tersebut membuat aktivitas masyarakat terganggu. Sejumlah layanan publik harus dihentikan sementara agar proses pemeriksaan keamanan bangunan dapat dilakukan sebelum kembali digunakan.
"Proses evakuasi masih berlangsung dan prioritas utama saat ini adalah menyelamatkan warga yang kemungkinan masih berada di dalam bangunan yang runtuh," demikian laporan otoritas setempat.
Fokus Penanganan Beralih pada Evakuasi dan Bantuan Korban
Di tengah proses tanggap darurat, pemerintah bersama tim penyelamat memusatkan perhatian pada pencarian korban serta distribusi bantuan kemanusiaan.
Selain mengevakuasi warga yang terluka, petugas juga mulai mendirikan posko darurat untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi.
>>> Thailand Perketat Aturan Senjata Usai Penembakan di Sekolah Tewaskan 8 Orang
Bantuan berupa makanan, air bersih, layanan kesehatan, hingga tempat penampungan sementara terus disalurkan ke wilayah yang paling terdampak.
