unique visitors counter
⌂ Beranda News Iran Tegas di Selat Hormuz, Trump Minta Warga AS Terima Harga BBM Tinggi

Iran Tegas di Selat Hormuz, Trump Minta Warga AS Terima Harga BBM Tinggi

Iran Tegas di Selat Hormuz, Trump Minta Warga AS Terima Harga BBM Tinggi
Iran Tegas di Selat Hormuz, Trump Minta Warga AS Terima Harga BBM Tinggi
A A Ukuran Teks16px

Iran kembali menegaskan kendalinya atas Selat Hormuz dan mendesak Amerika Serikat mengakui kekalahan.

Presiden AS Donald Trump menyebut Iran sebagai negara yang sangat jahat dan meminta warganya bersiap menghadapi harga bahan bakar yang terus tinggi.

>>> Danantara Housing Expo: 10 Rumah Subsidi Gratis Menanti Pengunjung

Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi menegaskan bahwa selat tersebut hanya akan dibuka dan ditutup atas perintah Iran.

Ia menambahkan bahwa selama AS belum menerima kenyataan kekalahan, blokade akan terus diberlakukan.

Harga Bensin AS Naik 29 Persen

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengatakan Iran belum memutuskan untuk melanjutkan perundingan dengan AS.

Ia menegaskan bahwa Washington harus memenuhi syarat terkait selat tersebut agar pelayaran dapat kembali normal.

Trump mendesak warga AS untuk menerima harga bensin yang sedikit lebih tinggi selama konflik dengan Iran berlanjut.

Dalam rapat umum di Garden City, New York, Jumat, ia mengatakan bahwa membayar sedikit lebih untuk bensin sepadan dengan memastikan negara yang sangat jahat tidak memiliki senjata nuklir.

Harga rata-rata bensin di AS mencapai sekitar 4,08 dolar per galon pada Jumat, naik 29 persen dari tahun sebelumnya.

Kenaikan ini memicu inflasi dan mengecewakan pemilih, sementara Partai Demokrat berupaya menjadikan dampak perang sebagai isu dalam pemilihan kongres November.

Harga minyak mentah berjangka naik 1 dolar per barel pada Jumat. Brent berjangka menuju kenaikan mingguan 6,0 persen, sementara West Texas Intermediate naik 5,4 persen.

Dampak Ekonomi di Iran

Meskipun bersikap menantang, Iran juga merasakan dampak ekonomi.

>>> BAZNAS, Danantara, Kemenkop, dan MES Teken MoU Perkuat Zakat dan Koperasi Syariah

Presiden Masoud Pezeshkian dalam pernyataan di televisi pemerintah menyalahkan inflasi tinggi pada blokade pelabuhan oleh AS dan sanksi terhadap ekspor minyak Iran.

D
Tim Redaksi
Penulis: Dwi Andini
📰 Update Terbaru
stikibot