Pangeran Harry, penyanyi Elton John, dan sejumlah tokoh terkenal lainnya harus membayar jutaan dolar dari kantong sendiri untuk biaya hukum penerbit Daily Mail.
Keputusan ini muncul setelah hakim memutuskan bahwa gugatan privasi yang mereka ajukan dilakukan dengan cara yang tidak masuk akal.
>>> Bang Japar Gelar Apel Siaga Jaga Jakarta 27 Agustus, Tegaskan Bukan Mobilisasi Massa
Hakim Matthew Nicklin, dalam putusan biaya yang diterbitkan Jumat, memerintahkan pembayaran interim sebesar £9,54 juta dari para penggugat, jatuh tempo 28 Agustus.
Dana tersebut untuk biaya hukum Associated Newspapers, penerbit Daily Mail.
Nicklin juga menyatakan biaya tambahan harus dibayar secara 'indemnity basis', artinya Associated tidak perlu menunjukkan bahwa biaya tersebut wajar dan proporsional.
Gugatan Ditolak Total
Bulan lalu, Nicklin menolak kasus yang diajukan oleh putra bungsu Raja Charles, John, dan lima tokoh lainnya.
Tuduhan bahwa Daily Mail terlibat dalam aktivitas ilegal seperti penyadapan telepon ditolak.
Jumlah penuh pembayaran kepada Associated belum diumumkan Jumat.
Jika tidak disepakati, biaya Associated akan dinilai dalam proses terpisah.
Putusan ini datang beberapa hari setelah kabar mengejutkan bahwa Harry akan kembali ke Inggris bersama Meghan dan dua anak mereka.
Nicklin mengkritik cara penggugat mengajukan kasus, termasuk tuduhan serius yang didasarkan pada 'spekulatif dan inferensial'.
Dia menambahkan, 'Perilaku tersebut tidak masuk akal hingga tingkat tinggi.'
>>> BMKG Sebut Awan Konvektif dan Suhu Hangat Bikin Bandung Sumuk
Juru bicara Associated Newspapers menyebut putusan itu 'kemenangan luar biasa lainnya bagi Mail dan jurnalistiknya'.
Tidak ada komentar dari juru bicara Harry.
Pada Juli, Harry menyebut penolakan gugatan sebagai 'pemutihan total dan jelas'.
Pangeran berusia 41 tahun itu telah lama menyalahkan pers atas kecelakaan mobil 1997 yang menewaskan ibunya, Putri Diana.
