Ucapan belasungkawa mengalir deras untuk Kim Woo-jung, dokter Kristen yang mendedikasikan hampir dua dekade untuk merawat warga Kamboja berpenghasilan rendah dan melatih tenaga kesehatan setempat.
Kim, pendiri sekaligus direktur Hebron Medical Center di Phnom Penh, meninggal dunia pada 14 Agustus setelah berjuang melawan kanker prostat.
>>> Kisah Kim Seo-yeun, Penari Balet Korea yang Menjadi Wajah Utama Finnish National Ballet
Ia berusia 73 tahun.
Dikenal banyak orang sebagai 'Schweitzer dari Kamboja', Kim meninggalkan karier yang stabil di Korea untuk melayani mereka yang tidak mampu membayar perawatan dasar di negara Asia Tenggara tersebut.
Ia mendirikan pusat kesehatan itu pada 2007.
Selama hampir dua dekade, ia merawat pasien sambil berupaya memperkuat kapasitas medis Kamboja dengan melatih dokter dan perawat lokal.
Sejak pusat kesehatan itu mengumumkan kematiannya, banyak warga Kamboja menyampaikan belasungkawa melalui media sosial dan situs peringatan.
“Terima kasih atas cintamu untuk Kamboja, warisanmu tetap bersama kami,” tulis salah satu pelayat. “Dia menyelamatkan hidup saya 11 tahun lalu,” kata yang lain.
Perjalanan Kim dimulai saat mengikuti misi medis jangka pendek ke Kamboja.
Ia bertemu dengan seorang gadis kecil di desa terpencil yang menderita sakit namun tidak bisa mendapatkan perawatan karena kemiskinan keluarganya.
>>> Kisah Kim Seo-yeon, Penari Balet Korea yang Menjadi Wajah Utama Finnish National Ballet
Ia kemudian mengaku tidak bisa melupakan kenangan gadis itu atau anak-anak lain yang menderita tanpa akses layanan kesehatan.
Kim akhirnya menutup kliniknya sendiri dan pindah ke Kamboja bersama istrinya.
Awalnya berupa klinik gratis kecil, kemudian berkembang menjadi rumah sakit pada 2010 dan terus memperluas layanannya.
Kini terdapat sekitar 100 tenaga kesehatan yang bekerja di lebih dari 10 departemen.
Kim sangat menekankan pentingnya membina tenaga kesehatan lokal Kamboja, karena ia percaya mereka adalah kunci keberlanjutan operasional pusat kesehatan tersebut.
Misi yang dicanangkan pusat kesehatan itu adalah berkontribusi pada kehidupan sehat dan kemakmuran warga Kamboja melalui layanan kesehatan, pendidikan, dan kasih yang berkualitas.
Dalam pernyataannya, Hebron Medical Center berduka atas kepergian pendirinya, memuji 'kehidupan iman dan pelayanan' serta dedikasinya seumur hidup untuk merawat warga Kamboja melalui pengobatan dan kasih Kristus.
“Melalui pelayanannya, banyak orang telah diberkati, mengenal Tuhan, dan bertumbuh dalam iman,” tulis salah satu pelayat di halaman peringatan.
>>> Putri Eks Bintang Basket Woo Ji-won Raih Mahkota Miss Korea 2026
“Saya juga diberkati menjadi salah satu dari mereka.”