Personel Lanud Sjamsudin Noor bersama tim gabungan dikerahkan untuk menangani kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (24/8/2026). Operasi berlangsung dari darat dan udara untuk memadamkan sekaligus membatasi penyebaran api.
Di darat, personel Lanud Sjamsudin Noor yang tergabung dalam Satgas Karhutla bekerja bersama unsur TNI, Polri, BPBD, instansi terkait, dan masyarakat. Mereka menghadapi asap, suhu panas, serta medan yang menyulitkan proses pemadaman.
>>> TNI Kerahkan 8.122 Personel dan Salurkan 913,898 Ton Bantuan Gempa NTT
Selain memadamkan titik api, petugas melakukan penyekatan pada area yang berpotensi dilalui kebakaran. Pemantauan juga dilakukan untuk mengetahui perkembangan api dan mencegah kebakaran menjalar ke kawasan lain.
Helikopter Dikerahkan Jangkau Titik Api
Operasi darat diperkuat dengan pengerahan sejumlah helikopter dari TNI AU dan unsur gabungan. Armada yang diterjunkan meliputi Helikopter Caracal, Bell, Mi-17, Super Puma, dan UH.
Helikopter tersebut digunakan sesuai tugas dan kemampuannya, termasuk untuk water bombing, pemantauan dari udara, serta mendukung petugas yang bekerja di lapangan. Pengerahan armada udara terutama dibutuhkan untuk mencapai lokasi kebakaran yang sulit dijangkau personel maupun kendaraan pemadam melalui jalur darat.
Saat helikopter beroperasi dari udara, tim di darat tetap menjalankan pemadaman dan penyekatan. Pergerakan kedua unsur tersebut dilakukan secara bersamaan untuk mempercepat pengendalian titik api.
>>> Panglima TNI Bertemu CDF Australia, Latihan Bersama Masuk Agenda hingga Akhir 2026
Lanud Sjamsudin Noor Perkuat Satgas Karhutla
Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., menyatakan keterlibatan personel Lanud Sam merupakan bagian dari dukungan TNI Angkatan Udara kepada pemerintah daerah dan seluruh pihak yang menangani Karhutla di Kalimantan Selatan.