Redmi Note 17 Pro versi global akhirnya menjalani uji ketahanan baterai dan kecepatan pengisian daya oleh GSMArena.
Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam daya tahan, namun pengisian dayanya masih tertinggal dari kompetitor.
>>> ALLTIME Luncurkan oLand, Pendamping Holografik AI Pertama di Dunia
Ponsel ini mengusung chipset Snapdragon 6s Gen 4 yang sama dengan versi China.
Baterainya berkapasitas 8.340 mAh, lebih kecil dari versi China yang 9.000 mAh, tetapi masih jauh lebih besar dari pendahulunya, Redmi Note 15 Pro yang hanya 6.580 mAh.
Daya Tahan Meningkat, Tapi Bukan yang Terbaik
Dalam uji pemakaian aktif, Redmi Note 17 Pro mencatat skor 17 jam 31 menit.
Ini naik sekitar 2 jam dibanding Redmi Note 15 Pro yang hanya 15 jam 26 menit.
Namun, GSMArena mencatat bahwa Xiaomi sebenarnya bisa berbuat lebih baik dengan baterai sebesar ini.
Sebagai perbandingan, Poco X8 Pro Max dengan baterai 8.500 mAh berhasil meraih skor 25 jam 21 menit, jauh lebih tinggi.
Salah satu penyebabnya adalah performa Snapdragon 6s Gen 4 dalam uji gaming yang kurang optimal.
Padahal, Redmi Note 17 Pro memiliki layar OLED 6,83 inci yang besar, sama seperti Poco X8 Pro Max dan vivo V70 FE.
Menariknya, vivo V70 FE dengan baterai hanya 7.000 mAh mampu bersaing ketat dalam sebagian besar pengujian.
Bahkan dalam uji gaming, vivo V70 FE menang telak dengan skor 10 jam 56 menit berbanding 7 jam 50 menit milik Redmi.
>>> Samsung Galaxy S26 FE Resmi: Chipset Baru dan Segudang Fitur One UI 9
Pengisian Daya 67W: Cukup, Tapi Bukan yang Tercepat
Xiaomi meningkatkan dukungan pengisian cepat dari 45W menjadi 67W HyperCharge pada Redmi Note 17 Pro. Namun, peningkatan ini hanya cukup untuk mengimbangi kapasitas baterai yang lebih besar.
