unique visitors counter
⌂ Beranda News Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet Tewaskan 360 Orang, 1.400 Hilang
News

Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet Tewaskan 360 Orang, 1.400 Hilang

Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet Tewaskan 360 Orang, 1.400 Hilang
Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet Tewaskan 360 Orang, 1.400 Hilang
A A Ukuran Teks16px

Tim penyelamat dan helikopter militer masih mencari ratusan orang yang hilang di perbatasan Nepal-China, Kamis, setelah banjir bandang dahsyat melanda wilayah tersebut sehari sebelumnya.

Banjir yang dipicu oleh longsoran gletser ini menewaskan lebih dari 360 orang, sementara lebih dari 1.400 orang dilaporkan hilang, termasuk puluhan warga asing dan peziarah.

>>> Polda Metro Jaya Perketat Patroli Siber Jelang Demo, Konten Hoaks Bakal Ditandai

Rekaman video memperlihatkan warga berlarian sebelum terjangan air dan lumpur setinggi beberapa lantai menelan mereka, menghanyutkan bangunan dan jembatan.

Di Nepal, distrik Nuwakot menjadi salah satu wilayah terparah. Gambar menunjukkan lantai dua bangunan tertutup lumpur, jalanan dipenuhi material, dan kendaraan terkubur.

Operasi penyelamatan terkendala rusaknya infrastruktur

Bencana ini menyebabkan sedikitnya 910 orang hilang di Nepal. Otoritas di Tibet, wilayah otonom China, melaporkan sedikitnya tiga tewas dan 558 hilang.

Puluhan jembatan hancur dan hampir 40 kilometer jalan rusak, mempersulit upaya pencarian. Tentara Nepal telah mengevakuasi lebih dari 100 orang dengan helikopter.

Juru bicara tentara Nepal, Brigadir Jenderal Raja Ram Basnet, mengatakan tim juga mengevakuasi orang-orang yang terjebak di fasilitas proyek pembangkit listrik tenaga air Trishuli.

Puluhan korban luka telah diterbangkan ke Kathmandu untuk perawatan medis. Tim penyelamat juga menemukan jenazah di distrik Chitwan, ratusan kilometer di hilir.

Ketua Palang Merah Nepal, Bishal Kumar Bhandari, mengatakan fokus kini beralih dari penyelamatan ke operasi bantuan besar-besaran. Sekitar 1.200 orang mengungsi dari sedikitnya tiga desa.

Di Tibet, lumpur setinggi lebih dari 1,5 meter menutupi area di sekitar Pelabuhan Gyirong, dekat perbatasan.

Semua jalan menuju pelabuhan rusak dan hujan masih berpotensi memicu longsor susulan.

📰 Update Terbaru